Peran Pendidik “Nasyiatul Aisyiyah” Sejalan dengan Tujuan KPI
Solo -- Peran perempuan muda “Nasyiatul Aisyiyah” dalam era digitalisasi sekarang sangatlah penting. Salah satu peran itu adalah membantu mengembangkan kemampuan masyarakat untuk dapat memanfaatkan media dengan baik dan benar.
“Kami (KPI) sangat mengapresiasi upaya dari Nasyiatul Aisyiyah yang telah banyak berkontribusi terhadap bangsa ini khususnya untuk masyarakat dalam hal edukasi, pendidikan dan penggerak masyarakat,” kata Komisioner KPI Pusat, Aliyah, usai menghadiri Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah bertajuk “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan" di kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026) lalu.
Menurut Aliyah, peran sebagai pendidik perempuan muda Nasyiatul Aisyiyah sejalan dengan tujuan utama KPI dalam meningkatkan kemampuan literasi masyarakat.

“Saat ini, informasi yang kita peroleh tidak hanya bersumber dari satu platform media saja dan tidak semua dari informasi tersebut benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Jadi, melalui literasi ini kita dapat menanamkan kemampuan di setiap orang untuk merespon informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut dengan cara memverifikasi kebenarannya,” jelas Aliyah.
Dalam kesempatan istimewa ini, Aliyah juga berharap akan lahir lebih banyak lagi kader perempuan muda yang berilmu, punya kepedulian sosial yang tinggi dan mampu bersaing serta adaptif dengan berkembangan zaman.
“Menjadi perempuan-perempuan muda yang mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa adalah kebanggaan. Kami sangat mengapresiasi langkah maju tersebut dan siap berkolaborasi,” tutup Aliyah. ***