KPI Prihatin atas Hilangnya Jurnalis Peliput Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Ketua KPI Pusat, Muhammad Hasrul Hasan/Foto: Agung R
Jakarta -- Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Muhammad Hasrul Hasan, menyatakan prihatin atas musibah hilang kontak lima jurnalis peliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, Rabu (9/9/2026). Ia berharap kelima jurnalis dan awak kapal yang bertugas meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.
Hal itu disampaikannya setelah mendapat kabar bahwa kelima wartawan peliput aktivitas Anak Gunung Krakatau belum kembali hingga Rabu sore (9/9/2026), sejak berangkat bertugas melakukan peliputan dari Senin siang (7/9/2026).
Menyikapi keprihatinan tersebut, Hasrul menekankan pentingnya setiap jurnalis mengutamakan aspek keselamatan jiwa dan kehatian-hatian dalam setiap peliputan yang berisiko seperti bencana alam (aktivitas Gunung Anak Krakatau).
“Kami sangat menghargai tugas peliputan para jurnalis untuk mencari informasi yang valid dan terkini ke wilayah bencana Gunung Anak Krakatau. Ini merupakan bagian dari tugas mulia dan komitmen dalam menegakkan prinsip-prinsip jurnalistik yang sesungguhnya. Tapi harus juga diingat bahwa faktor kehati-hatian dan keselamatan selama bertugas harus diutamakan,” jelas Hasrul.
Untuk meminimalisir terulangnya kasus seperti itu, Ketua KPI Pusat mengingatkan bahwa setiap jurnalis mesti dibekali intuisi, mitigasi dan kemampuan yang mumpuni tentang wilayah dan kondisi bencana. Selain itu, mereka harus mengikuti dan juga menjalankan prosedur ataupun protokol kebencanaan yang diberlaku di lapangan.
“Harus juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di wilayah bencana seperti BMKG, BPBD, Basarnas ataupun Pemda setempat untuk memastikan situasi di wilayah tersebut aman untuk diliput. Dalam kesempatan ini, kami berdoa dan berharap kelima jurnalis serta ABK (anak buah kapal) yang melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau dapat ditemukan dan kembali dengan selamat,” tutupnya.
Diketahui, lima jurnalis yang hilang kontak adalah M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance). Sementara itu, tiga awak kapal masing-masing: Warta selaku kapten, Sukarman sebagai ABK, serta Heriyanto sebagai guide. ***