Informasi tentang Bencana NTT Belum Maksimal, KPI Dorong TV dan Radio Ambil Peran Terdepan

Jakarta -- Bencana alam gempa bumi yang menimpa masyarakat di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu pekan lalu, meninggalkan duka mendalam dan keprihatinan masyarakat di tanah air. Sayangnya, informasi mengenai situasi dan kondisi masyarakat di wilayah terdampak sangat minim. Padahal, informasi yang aktual dan dipercaya sangatlah penting dalam upaya memastikan kebutuhan bantuan yang diperlukan masyarakat di wilayah terdampak. 

 

“Dalam situasi darurat ini, peran lembaga penyiaran sangat dibutuhkan dalam upaya menjembatani informasi yang ada di wilayah terdampak dengan masyarakat luar. Informasi ini juga dapat menjadi sumber data bagi pemerintah, baik daerah maupun di pusat, untuk mengambil langkah-langkah dan kebijakan strategis dalam rangka penanganan dan juga pemulihan masyarakat di wilayah terdampak,” jelas Komisioner KPI Pusat, Tulus Santoso, Selasa (18/8/2026) di Jakarta.

 

Oleh karena itu, lanjut Tulus, KPI mengimbau lembaga penyiaran (TV dan radio) untuk mengambil peran sentral sebagai penyedia semua informasi dari wilayah-wilayah terdampak bencana di NTT. 

 

Komisioner KPI Pusat, Tulus Santoso/Foto: Agung R

 

“Kami meyakini dan memastikan jika informasi yang berasal dari lembaga penyiaran ini dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan kebenaran. Bukan kita tidak percaya dengan informasi yang datang dari media sosial (baru), tapi kami khawatir dengan pemberitaan hoaks-nya,” tegasnya. 

 

Berdasarkan informasi yang diterima Tulus dari masyarakat di wilayah terdampak di Ende, mereka sangat membutuhkan berbagai bantuan seperti air bersih, tenda, makanan siap saji, selimut, kebutuhan ibu hamil, kebutuhan bayi, kebutuhan wanita serta bantuan teknis lainnya.

 

“Jangan sampai bantuan untuk masyarakat terdampak ini salah alamat dan tidak tepat item kebutuhannya, karena masyarakat atau pemerintah tidak mendapatkan informasi yang tepat dan aktual tersebut,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan ini, Tulus menyampaikan KPI mengimbau semua TV dan radio untuk segera menyampaikan informasi faktual dengan akurat sehingga dapat membantu proses pemulihan pasca bencana di NTT. ***