LPP Maroko (SNRT) Luncurkan Siaran Radio Disertai Data Rinci Pendengarnya
Jakarta -- Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Maroko, SNRT, telah meluncurkan jadwal siaran radio baru yang disertai data rinci jumlah pendengar di tingkat jaringan, sehingga memberikan gambaran publik yang jarang terlihat mengenai konsumsi radio pada salah satu grup penyiaran publik utama di Afrika Utara.
Jadwal baru yang diluncurkan pada 5 Oktober 2026 kemarin, mencatat total pendengar radio SNRT mencapai sekitar 9,37 juta orang, dengan rata-rata durasi mendengarkan per individu tercatat selama 30 menit 20 detik.
Radio Mohammed VI du Saint Coran mencatatkan jumlah pendengar terbesar dalam grup tersebut, yakni sekitar 7,63 juta orang, sembari memperkenalkan tiga segmen program baru. Radio Nationale dan Chaîne Inter secara gabungan menjangkau sekitar 4 juta pendengar serta menambahkan program pagi baru di samping program debat dan isu terkini.
Radio Amazighe menjangkau sekitar 2,9 juta pendengar dan memperluas konten yang berfokus pada isu lokal, sementara Chaîne Inter terus menyajikan buletin berita dalam bahasa Prancis, Spanyol, dan Inggris. Stasiun-stasiun regional SNRT juga meningkatkan penayangan program yang berfokus pada berbagai isu seperti kesehatan, pertanian, pendidikan, dan lingkungan hidup.
Publikasi data jumlah pendengar tingkat jaringan ini memiliki arti penting bagi pasar media secara luas. Data semacam itu dapat memberikan dasar yang lebih jelas bagi pengiklan dan agensi dalam merencanakan kampanye, sekaligus menjadi tolok ukur bagi lembaga penyiaran, produsen konten, dan penyedia teknologi saat mengevaluasi peluang program maupun komersial.
Angka-angka tersebut juga memberikan konteks bagi strategi pemrograman SNRT. Alih-alih hanya mengandalkan program berskala nasional, lembaga penyiaran ini lebih mengutamakan kedekatan dengan pendengar, ruang diskusi, dan layanan yang disesuaikan dengan segmen audiens tertentu, termasuk perluasan konten berbahasa Amazigh dan konten multibahasa.
Hal ini menunjukkan peran radio yang lebih luas sebagai media yang responsif terhadap kebutuhan lokal, terutama di tengah persaingan lembaga penyiaran dalam menghadapi audiens digital yang semakin terfragmentasi. Relevansi bahasa dan wilayah dapat menjadi cara bagi lembaga penyiaran publik untuk menjaga hubungan dengan audiens yang melampaui sekadar angka jangkauan (reach) secara umum.
SNRT belum memublikasikan peringkat (rating) di tingkat program, sehingga data total jaringan saat ini menjadi gambaran publik paling rinci mengenai audiens radionya. Kendati demikian, pengungkapan data ini memberikan tolok ukur yang bermanfaat bagi pengiklan, perencana media, dan lembaga penyiaran yang memantau konsumsi radio serta strategi pemrograman di Afrika Utara.
SNRT merupakan singkatan dari Société Nationale de Radiodiffusion et de Télévision. Ini adalah lembaga penyiaran publik milik negara Maroko yang berkantor pusat di Rabat. Didirikan sejak tahun 1928, lembaga ini mengoperasikan berbagai saluran radio dan televisi publik di negara tersebut. Red dari berbagai sumber