Siapkan Aspirasi ke Rakornas KPI 2026, KPID Babel Gelar Rakorda
Pangkalpinang -- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) 2026 di Museum Ishadi Cual Pangkalpinang, Kamis (5/111/2026). Kegiatan bertema “Bersinergi, Berinovasi Memajukan Penyiaran di Kepulauan Bangka Belitung” ini menjadi forum bagi lembaga penyiaran radio dan televisi di Babel untuk menyampaikan persoalan serta tantangan yang dihadapi.
Ketua KPID Kepulauan Bangka Belitung, M. Adha Al Khodri mengatakan, Rakorda menjadi kesempatan bagi lembaga penyiaran untuk menyampaikan berbagai persoalan, peluang, dan kebutuhan penyiaran di daerah. Ia juga mengatakan hasil pembahasan tersebut selanjutnya akan dirumuskan menjadi rekomendasi untuk dibawa dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KPI pada 10–11 November 2026.
“Tujuan akhirnya adalah menuju Rakornas. Jadi, ini kesempatan yang bagus bagi lembaga penyiaran di Kepulauan Bangka Belitung agar berbagai persoalan dan isu di daerah bisa dibawa ke tingkat nasional,” katanya.
Adha mengatakan, terdapat lima hal yang menjadi perhatian dalam Rakorda 2026, yakni konsolidasi aspirasi daerah, penyusunan rekomendasi strategis, penyatuan sikap dan arah kebijakan, penyampaian praktik baik dari daerah, serta penguatan posisi daerah dalam agenda penyiaran nasional. Ia juga mengatakan, berbagai masukan dari lembaga penyiaran diperlukan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan KPI maupun KPID.
Rakorda KPID Babel 2026 diikuti 38 peserta dari berbagai instansi, lembaga penyiaran, hingga organisasi kepemudaan. Kegiatan ini juga secara resmi dibuka Komisioner KPI Pusat, Widhie Kurniawan.
Dalam sambutanya, Widhie mengatakan, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan dan lembaga penyiaran diperlukan untuk mendorong percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran. Ia juga mengatakan, sinergi berbagai pihak dinilai penting untuk memperkuat regulasi penyiaran ke depan.
“Sebetulnya bukan hanya kami yang akan membawa aspirasi teman-teman di KPID Provinsi Bangka Belitung. Kami justru akan mendukung para stakeholder dan lembaga penyiaran untuk memberikan dukungan agar RUU Penyiaran ini segera disahkan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kepulauan Bangka Belitung, Eko Sentosa mengapresiasi pelaksanaan Rakorda tersebut. Ia juga mengatakan, sinergi seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk menghasilkan gagasan dan inovasi dalam memajukan dunia penyiaran di daerah.
“Tema ini tidak sekadar tema. Sinergitas harus kita padukan dan selaraskan, kemudian menghasilkan inovasi yang baru. Inovasi itu dihasilkan karena kita memiliki kekuatan untuk membangun diri sendiri dan membangun inovasi,” katanya. Red dari berbagai sumber