- Detail
- Dilihat: 22254

Jakarta - Program Hafidz Indonesia yang ditayangkan RCTI mendapatkan penghargaan sebagai program ramadhan terbaik kateogori da’wah dan pencarian bakat da’wah, dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal tersebut disampaikan Sujarwanto Rahmat Arifin, Komisioner KPI Pusat koordinator bidang pengawasan isi siaran dalam acara Silaturahim Syawal KPI Pusat di Gedung Bapeten, Jakarta (7/8).
Saat menerima penghargaan, Achmad Rozikin dari RCTI menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan apresiasi dari banyak pihak atas tayangan yang adu bakat dalam hafalan Al Qur’an tersebut. Pada tahun lalu, audisi Hafidz Indonesia dinilai belum merata hingga pelosok Indonesia. Maka tahun ini, pihaknya melakukan audisi dengan jangkauan lebih luas. Sehingga, peserta dari pedalaman Indonesia, seperti Musa yang berasal dari Bangka dapat ikut serta.
Dukungan pada program ini juga diperoleh dari Kedutaan Kerajaan Saudi Arabia. Para finalis Hafidz Indonesia mendapatkan paket umroh sedangkan tiga besarnya mendapatkan paket ibadah haji tahun 2014. Ahmad bersyukur Hafidz Indonesia mendapatkan apresiasi dari KPI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lebih dari itu, dia juga bersyukur bahwa program ini dapat memberikan inspirasi kebaikan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
KPI dan MUI juga memberikan penghargaan terbaik pada program Para Pencari Tuhan yang tayang di SCTV sebagai program acara ramadhan terbaik kategori sinetron/ kartun/ FTV/ film lepas. Sedangkan untuk kategori dokumenter dan feature, penghargaan program acara ramadhan terbaik jatuh kepada Muslim Travelers yang tayang di Net TV.
Dalam sambutannya, Hadiyanto Suroso dari SCTV mengakui bahwa menggarap skenario sinetron Para Pencari Tuhan (PPT) tidaklah mudah. Dirinya berharap ada banyak penulis-penulis berbakat yang dapat bergabung dalam tim PPT. Karena harus diakui, kekhasan penulisan skenario PPT menuntut pemikiran kreatif yang sangat baik, agar jangan sampai ada kesalahan penyampaian nilai-nilai, dalam sinetron ini. Seperti tujuan awal di hadirnya PPT ini, tambah Hardiyanto, sebagai tontonan hiburan yang bagus tapi juga punya nilai tuntunan syariah yang baik di tengah masyarakat.
Bagi KPI sendiri, menurut Rahmat, anugerah ini merupakan apresiasi pada stasiun televisi yang telah berusaha keras menyajikan program berkualitas baik ke tengah pemirsa sepanjang bulan Ramadhan. “Ini menunjukkan bahwa program yang bagus, islami, khusyuk dan tetap menghibur, jika dikemas dengan baik akan mendapat apresiasi tidak saja oleh masyarakat tapi juga menguntungkan secara bisnis,” pungkas Rahmat.
Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menyelenggarakan acara Halal Bihalal Idul Fitri 1435 H/2014. Selain acara silaturahmi, acara itu juga ajang pemberian penghargaan program acara Ramadan tahun ini. Dalam sambutannya, Ketua KPI Pusat Judhariksawan mengatakan selamat Idul Fitri 1435 H. Menurut Judha, Idul Fitri tidak hanya bermakna pengampunan dari Allah SWT, namun juga untuk saling memaafkan bagi sesama manusia.

Jakarta - Dalam rangka meningatkan kualitas siaran Ramadan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dan Majelis Ulama Indonesia memberikan apresiasi kepada sejumlah program acara yang tayang sepanjang Ramadan lalu. Acara apresiasi bersamaan dengan acara Halal Bihalal KPI pada, Kamis, 7 Agustus 2014 di Auditorium Gedung Bapeten Lantai 8, Jalan. Gajah Mada No. 8 Jakarta.
Jakarta - Dalam acara halal bihalal dan KPI Pusat, Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Sidiq mengapreasi KPI atas pemberian apresiasi program acara saat berlangsungnya Ramadan. Menurutnya, dalam menjalankan program itu, KPI menunjukkan integritasnya dengan bekerjasama dengan lembaga terkait, yakni Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dan Majelis Ulama Indonesia memberikan apresiasi kepada sejumlah program acara yang dinilai baik sepanjang Ramadan kemarin. Apresiasi ini disampaikan bersamaan dengan acara Halal Bihalal KPI pada, Kamis, 7 Agustus 2014 di Auditorium Gedung Bapeten Lantai 8, Jalan. Gajah Mada No. 8 Jakarta.

