TV Oposisi di Venezuela Menghilang
Sebuah stasiun TV oposisi di Venezuela bersama lima stasiun TV lainnya dipaksa tak mengudara sejak Minggu (24/1) dini hari. Alasannya, semua televisi itu telah melanggar peraturan yang dikeluarkan pemerintahan di bawah Presiden Hugo Chavez.
Sebuah stasiun TV oposisi di Venezuela bersama lima stasiun TV lainnya dipaksa tak mengudara sejak Minggu (24/1) dini hari. Alasannya, semua televisi itu telah melanggar peraturan yang dikeluarkan pemerintahan di bawah Presiden Hugo Chavez.
Peraturan baru itu antara lain mengharuskan stasiun-stasiun TV untuk menyiarkan pidato-pidato Chavez. Gladys Zapiain—jubir Radio Caracas Television, saluran TV oposisi dengan nama RCTV—mengatakan, semua penyedia jasa TV kabel Venezuela telah menghapus RCTV dan jaringan mereka agar tidak bisa mengudara.
”Keberadaan kami dicabut begitu saja dan tidak bisa mengudara,” kata Zapiain. ”Tidak ada pemberitahuan sebelumnya.”
Mario Seijas—Ketua Organisasi Televisi Kabel Venezuela, penyedia jasa TV kabel—mengatakan, selain RCTV, saluran-saluran yang dihapus adalah Ritmo Son, Momentum, America TV, American Network, dan TV Chile. ”Seijas mengatakan, saluran-saluran TV itu telah gagal mematuhi peraturan pemerintah yang dikeluarkan bulan Desember,” kata Zapiain.
Berdasarkan peraturan itu, setiap stasiun radio dan televisi yang acaranya sedikitnya 30 persen buatan Venezuela dianggap sebagai media ”nasional”. Dengan demikian, mereka diwajibkan menyiarkan pidato-pidato presiden dan pejabat lain, serta wajib menayangkan pengumuman resmi dari pemerintah.
RCTV dicabut dari acara TV kabel dan satelit hanya beberapa jam setelah Menteri Pekerjaan Umum Diosdado Cabello mengatakan jaringan TV kabel hanya boleh untuk stasiun yang mematuhi UU siaran Venezuela. Stasiun TV yang tidak mematuhi peraturan akan diblokir.
Para pengkritik Chavez menganggap banyak dari pidato Presiden, yang bisa berlangsung berjam-jam itu, sebagai propaganda pemerintah. Pada hari Sabtu (23/1), RCTV tidak mematuhi peraturan itu untuk kedua kalinya.
Hari itu, Chavez berpidato di hadapan ribuan pengikutnya di Caracas barat. Dia menuntut ”kesetiaan mutlak” dan mengatakan kepada mereka bahwa dia mewujudkan hati dan jiwa rakyat Venezuela.
”
Saya bukan seorang individu, saya adalah rakyat,” kata Chavez kepada massa pendukungnya. ”Adalah tugas saya untuk menuntut sikap hormat pada rakyat.”
Chavez meminta para pemilih memperbarui kontrol partai yang berkuasa atas majelis rendah dan tinggi dari Majelis Nasional dalam pemilu mendatang untuk ”melanjutkan membangun negara sosialis baru kita”.
Muncul protes
Dicabutnya stasiun TV itu dari televisi kabel dan satelit menimbulkan protes di kawasan-kawasan Caracas. Para penentang Chavez mencondongkan badan keluar dari jendela apartemen untuk menimbulkan suara riuh rendah dengan memukuli panci dan penggorengan. Suara protes itu semakin hiruk pikuk dengan aksi para pengemudi yang bergabung dengan membunyikan klakson.
”Mereka ingin membungkam suara RCTV,” kata Miguel Angel Rodriguez, pembawa acara talk show paling populer saluran itu. ”Tindakan mereka tidak akan berhasil karena RCTV sudah terpatri ada di hati semua orang Venezuela.”
Berdasarkan data tahun 2008, sekitar 37 persen rumah tangga Venezuela menerima televisi kabel.
Venezuela akan mengadakan pemilu penting legislatif pada bulan september. Chavez berharap mendapatkan dua pertiga kursi untuk mempertahankan mayoritas di parlemen. Red/RG dari AFP/AP/DI/Kompas