Jakarta -- Asosiasi Penyiaran Nasional (NAB) dan beberapa perusahaan penyiaran menyerukan pencabutan aturan kepemilikan TV nasional FCC yang telah lama berlaku pada Jumat, pekan lalu. Pengajuan baru NAB kepada FCC ini menyusul pengumuman raksasa grup stasiun TV Nexstar yang pada awal pekan ini menyatakan niat untuk mengakuisisi pesaingnya, Tegna, di tengah pertimbangan perubahan regulasi oleh pemerintahan Trump.

NAB mengatakan permintaan yang diajukan kepada FCC "menekankan bahwa aturan yang telah berlaku puluhan tahun tersebut mencegah stasiun lokal mencapai skala yang dibutuhkan untuk bersaing dengan raksasa teknologi dan streaming global seperti Google/YouTube, Amazon, Meta, dan Netflix – yang tidak satu pun menghadapi batasan serupa."

Berdasarkan aturan batas kepemilikan FCC sebesar 39% yang berlaku saat ini, kesepakatan Nexstar-Tegna tidak akan diizinkan. Ketua FCC, Brendan Carr, yang berbicara di Konferensi Global Milken Institute Mei lalu, menegaskan kembali seruannya kepada FCC untuk mereformasi apa yang disebutnya "batasan buatan yang rumit" pada kepemilikan stasiun TV.

Dalam sebuah pernyataan kepada Variety pada hari Jumat, Senator Elizabeth Warren menentang kesepakatan Nexstar-Tegna dan permintaan NAB agar FCC menghapus aturan yang akan mencegahnya: "Kecuali para eksekutif perusahaan, tidak ada yang meminta perusahaan raksasa seperti Nexstar untuk menguasai lebih banyak stasiun berita lokal, memecat reporter, dan menaikkan harga bagi warga Amerika. Ada aturan yang melindungi konsumen dengan melarang mega-kesepakatan seperti ini dan mencegah perusahaan menjalankan kekuatan monopoli - dan pemerintah harus menegakkan aturan tersebut."

NAB mengklaim "tidak ada pembenaran yang kredibel untuk mempertahankan aturan era analog yang tidak lagi sejalan dengan cara warga Amerika mengonsumsi media atau bagaimana pasar periklanan berfungsi."

"Pengajuan ini mencerminkan tingkat konsensus yang luar biasa di antara para penyiar Amerika," kata presiden dan CEO NAB Curtis LeGeyt dalam sebuah pernyataan.

Pesannya jelas: sudah saatnya menghapus batasan kepemilikan TV nasional yang sudah ketinggalan zaman. Para penyiar bersatu dalam mendesak FCC untuk menciptakan kondisi yang setara dan memberi stasiun lokal kesempatan yang adil untuk bersaing, berinvestasi dalam jurnalisme, dan terus menyediakan berita tepercaya dan informasi keselamatan publik bagi komunitas kita. Catatan tersebut tidak menyisakan keraguan bahwa kepentingan publik paling baik dilayani dengan memberdayakan para penyiar, bukan mengekang mereka. Red dari berbagai sumber

Hak Cipta © 2026 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.
slot