- Detail
- Dilihat: 10638
Jakarta – DPR sudah mengeluarkan jadwal fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan bagi 27 calon Anggota KPI Pusat periode 2013 – 2016 tanggal 2 dan 3 Juli 2013. Berikut adalah nama-nama peserta sekaligus waktu dan tanggal keikutsertaan:
Tanggal 2 Juli 2013,
Pukul 13.00-13.30: Rapat Intern Komisi I DPR RI (Persiapan pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan)
Sesi I Pukul 13.30 – 16.00 WIB (Penyampaian Visi dan Misi serta Tanya jawab):
1. Agatha Lily
2. Amirudin
3. Anom Surya Putra
4. Azimah Subagijo
5. Bekti Nugroho
Sesi II Pukul 16.00 – 18.30 WIB (Penyampaian Visi dan Misi serta Tanya Jawab):
1. Dadang Rahmat Hidayat
2. Danang Sangga Buana
3. Effy Zalfiana Rusfian
4. Ezki Tri Rezeki Widianti
5. Fajar Arifianto Isnugroho
Tanggal 3 Juli 2013,
Sesi III Pukul 10.00 – 12.30 WIB (Penyampaian Visi dan Misi serta Tanya Jawab):
1. Fakhri Wardhani
2. Freddy Melmambessy
3. Idy Muzayyad
4. Irvan Senjaya
5. Iswandi Syahputra
Sesi IV Pukul 13.30 – 16.00 WIB (Penyampaian Visi dan Misi serta Tanya Jawab):
1. Iwan Kesumajaya
2. Judhariksawan
3. Komang Suarsana
4. Nina Mutmainnah Armando
5. Muhammad Zein Al Faqih
6. Muhibuddin
Sesi V Pukul 16.00 – 18.30 WIB (Penyampaian Visi dan Misi serta Tanya Jawab):
1. Mutiara Dara Utama Mauboi
2. Ririt Yuniar
3. Romi Fibri Hardianto
4. Rusdin Tompo
5. Samsul Rani
6. Sujarwanto Rahmat
Usai pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan yang terakhir, Komisi I DPR RI langsung mengadakan rapat intern guna menetapkan Anggota KPI Pusat Periode 2013-2016). Diharapkan kepada nama-nama yang disebutkan di atas untuk hadir tepat waktu (minimal satu jam sebelum pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan). Red
Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) didorong supaya mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah untuk membentuk lembaga rating alternatif dengan pendanaan berasal dari APBN. Selain memberi opini berbeda terhadap data rating di tanah air, adanya lembaga lain akan menimbulkan persaingan sehat bagi semua pihak termasuk industri penyiaran.
Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat memutuskan memberi sanksi kepada “Obsesi” di Global TV berupa penghentian sementara selama 2 (dua) hari penayangan. Demikian disampaikan KPI Pusat dalam suratnya kepada Global TV yang diserahkan langsung ke perwakilan Global TV yang datang ke KPI Pusat, Kamis pagi, 27 Juni 2013.

