Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengimbau seluruh lembaga penyiaran baik televisi dan radio agar menyiarkan program siaran yang berisikan pesan-pesan perjuangan dan kemerdekaan untuk menyemarakkan HUT ke-80 Republik Indonesia.

"Ini adalah momentum yang tepat dan sakral. Karenanya kami imbau televisi dan radio untuk menyemarakkan program siarannya dengan program siaran peringatan  kemerdekaan," kata Ketua KPI Pusat Ubaidillah,  (15/8).

Program siaran yang berisikan pesan kemerdekaan tersebut dapat dilakukan secara variatif, sehingga dapat menjangkau seluruh segmen masyarakat. Baik melalui program siaran berita, dokumenter, hingga hiburan. "Televisi dan radio dapat juga melakukan peliputan upacara bendera yang dilakukan instansi atua bahkan yang berlangsung atas inisiatif masyarakat,” tambahnya. Termasuk aktivitas warga yang biasanya menyemarakkan peringatan kemerdekaan ini dengan lomba-lomba di lingkungan. Atau juga dengan Iklan Layanan Masyarakat dengan muatan kemerdekaan, serta menyisipkan pesann-pesan kemerdekaan lewat program hiburan. Dengan nemikian nilai kemerdekaan dan nasionalisme ini dapat diterima oleh semua segmen masyarakat dengan cara yang kreatif, sebagaimana yang biasa ditunjukkan para pelaku industri penyiaran.

Ubaidillah menilai dengan maraknya program siaran peringatan kemerdekataan, semangat kebangsaan dan kemerdekaan dapat terus hidup di tengah masyarakat, mengingat tantangan kebangsaan ke depan tidaklah mudah. "Kita tahu tantangan ke depan sangat dinamis, kita ingin memetik bonus demografi. Maka perlu informasi yang sifatnya bisa mengonsolidasi kekuatan semua anak bangsa. Kita ingin semua masyarakat merasakan hal yang sama, bahwa kita satu bangsa dengan semangat yang sama. Dan HUT 80, ini momentum yang tepat sebagaimana semangat yang terkandung dalam tema kemerdekaan tahun ini yaitu Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju," terangnya.

Selain itu, Ubaidillah juga mengatakan agar momentum HUT 80 RI dijadikan sebagai ajang refleksi untuk selalu mengenang perjuangan dan semangat persatuan para pendahulu yang berasal dari beragam suku dan daerah di nusantara. "Karena tanpa mereka, kita tidak mungkin merasakan manisnya menjadi sebuah bangsa yang merdeka dari penjajahan. Sudah selayaknya kita terus kreatif memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan," pungkasnya.

Hak Cipta © 2026 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.
slot