altJakarta – KPI beri peringatan pada “Liputan 6 Pagi” dan “Buser” di SCTV. Kedua program tersebut dinilai menayangkan adegan atau visualisasi yang tidak pantas untuk ditayangkan. Adegan yang dimaksud yakni visual jenazah korban pembunuhan yang tidak diblur atau disamarkan.

Dalam surat peringatan yang ditandatangani Ketua KPI Pusat, Mochamad Riyanto, Kamis, 27 Desember 2012, disimpulkan jika penayangan tersebut tidak pantas karena tidak memperhatikan proses pemulihan atau trauma keluarga korban.

Adapun tayangan tersebut muncul pada tanggal 28 November 2012 pukul 04.56 WIB di “Liputan 6 Pagi” dan “Buser” pada tanggal 28 November 2012 pukul 01.09 WIB.

Menurut Nina Mutmainnah, Koordonator bidang Isi Siaran KPI Pusat, peringatan ini bertujuan agar SCTV segera melakukan evaluasi internal pada program dan lebih berhati-hati dalam penayangan adegan yang dapat berpotensi menambah penderitaan keluarga korban.

“Kami meminta SCTV agar menjadikan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program siaran,” pungkas Nina. Red

Hak Cipta © 2026 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.
slot