Kupang - Ketua KPI Pusat, Mochamad Riyanto, serta Anggota KPI Pusat, Nina Mutmainnah dan Judhariksawan melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan ini dalam rangka mengikuti kegiatan Workshop Penyiaran Perbatasan yang diselenggarakan KPI Daerah NTT yang akan dimulai Selasa, 5 Juni 2012, hingga, Jumat, 8 Juni 2012.
Rencananya, Selasa pagi, workshop akan dibuka oleh Gubernur NTT disertai peluncuran Grand Design Penyiaran NTT 2012-2018. Selain itu, akan ada penandatangan MoU KPID NTT dengan Universitas PGRI NTT tentang literasi media dan penyerahan sejumlah izin penyelenggaraan penyiaran kepada lembaga penyiaran bersangkutan. Selain itu, di hari yang sama, akan berlangsung dua seminar dengan narasumber KPI Pusat, Pemda, Balmon dan Kementerian Kominfo. Keynotespeaker acara seminar oleh Ketua KPI Pusat.
Sejak kedatangan di Kupang, Senin siang, Ketua KPI Pusat berserta rombongan langsung menuju kantor KPID NTT. Dalam kesempatan tersebut, rombongan secara langsung diterima Ketua KPI Daerah NTT, Mutiara D.U Mauboi, serta anggota KPI Daerah NTT, Imanuel Younce Blegur, Imelda Rahel Praso, Ernesta Uba Wohon, dan Maria V.D.P Swan.
Usai pertemuan singkat dengan KPI Daerah NTT. Rombongan KPI Pusat bersama-sama KPI Daerah NTT menyambangi kantor kepala dinas Humas NTT, Richard Djami, yang kebetulan satu komplek dengan kantor KPI Daerah. Dalam pertemuan tersebut dibahas secara khusus berbagai masalah menyangkut penyiaran perbatasan sampai dengan kelembagaan KPI Daerah NTT.
Pada kesempatan itu, Richard Djami menyampaikan, masyarakat di NTT masih banyak yang sulit mendapatkan siaran TV dan radio khususnya masyarakat di daerah perbatasan dan tidak terjangkau siaran. Padahal mereka sangat butuh informasi dan hiburan. “Ada sekitar 250 km wilayah perbatasan darat dengan Timor Leste yang belum sepenuhnya terjangkau siaran. Kami harap ini bisa dijangkau. Kami juga mendukung program dari KPID menyangkut siaran perbatasan,” katanya.
Sementara itu, Ketua KPI Pusat, Mochamad Riyanto, menyangkut kehadiran siaran di wilayah perbatasan akan berupaya membantu dalam dua hal yaitu fasilitasi pada sumber daya manusia (SDM) dan percepatan proses perizinan bagi lembaga penyiarannya.
Usai pertemuan, malam harinya, Ketua KPI Pusat berikut rombongan serta KPI Daerah NTT, melakukan pertemuan dengan panitia acara workshop. Pertemuan itu juga diikuti perwakilan Balmon dan Kominfo. Red

