
Yogyakarta -- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Daerah Istimewa Yogyakarta menggencarkan literasi media melalui program seminar Kanthi Pawiyatan. UPN “Veteran” Yogyakarta (UPNVYK) menjadi tuan rumah seminar yang berlangsung di Ruang Seminar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPNVYK, Senin (15/9/2025).
Ketua KPID DIY, Hazwan Iskandar Jaya, menjelaskan, seminar ini merupakan upaya yang dilakukan KPID DIY sebagai regulator di bidang penyiaran untuk membagun ekosistem penyiaran yang sehat. Pembangunan ekosistem ini memerlukan keterlibatan banyak pihak salah satunya adalah dunia pendidikan terkhususnya perguruan tinggi.
“Kami ingin mahasiswa bisa mengelola dan mengkonsumsi media, informasi-informasi yang ada, agar mereka tidak larut dalam arus informasi yang hoax, misinformasi dan disinformasi, dan bahkan malinformasi. Itu sih sebenarnya yang kami harapkan. Agar transformasi digital itu memang betul-betul bisa memberikan manfaat yang besar,” ucapnya.
Tahun ini, KPID DIY menargetkan kerjasama dengan enam perguruan tinggi negeri di DIY. Pada 2024,program serupa telah dilaksanakan di sepuluh perguruan tinggi swasta DIY. UPN “Veteran” Yogyakarta menjadi kampus kedua yang dikunjungi setelah UIN Sunan Kalijaga. Selanjutnya, kegiatan akan digelar di empat perguruan tinggi lain, yakni Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, Sekolah Tinggi Multi Media, dan Universitas Seni Indonesia.
Kerjasama ini disambut baik oleh pihak kampus. Ketua jurusan Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Yogyakarta, Ida Wiendijarti menilai literasi penyiaran penting dilakukan agar mahasiswa mampu memilih dan memilah konten yang bermanfaat terutama di tengah banjir informasi media sosial yang belum sepenuhnya terjangkau oleh regulasi KPI.
“Dengan adanya Kanthi Pawiyatan, harapannya mahasiswa nantinya sebagai pengisi konten-konten mereka juga bisa memiliki kesadaran untuk bisa mengupload konten-konten yang bermanfaat," ujar Ida. "Kalau dari akademisi khususnya juga nanti kita mungkin akan melakukan penelitian-penelitian yang juga bisa memberikan manfaat yang sekiranya bisa memberikan referensi atau rekomendasi untuk kebijakan lebih lanjut,”
Melalui Kanthi Pawiyatan, KPID DIY berupaya menjadikan literasi media sebagai gerakan bersama. Dengan melibatkan perguruan tinggi, regulator penyiaran ini berharap generasi muda Yogyakarta dapat menjadi agen penyebar narasi positif di tengah derasnya arus informasi digital. Red dari berbagai sumber

