Pemenang Anugerah Syiar Ramadan 2025
- Detail
- Ditulis oleh RG
- Dilihat: 5109

Jakarta -- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) kembali menyelenggarakan ajang Anugerah Syiar Ramadan (ASR) 2025/1446 H. Tema ASR tahun ini “Siaran Ramadan untuk Meneguhkan Ketahanan Bangsa”. Para pemenang ASR 2025 telah diumumkan pada Jumat malam (23/5/2025) di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama (Kemenag). Berikut pemenang ASR 2025:
PEMENANG ANUGERAH SYIAR RAMADAN (ASR) TAHUN 2025:
1. DAKWAH NON TALKSHOW (CERAMAH) METRO TV Khazanah Islam
2. DAKWAH NON TALKSHOW (KULTUM) SCTV Mutiara Hati
3. DAKWAH TALKSHOW (DIALOG) CNN Indonesia Gapai Kemuliaan Ramadhan
4. WISATA BUDAYA TRANS TV Tanah Air Beta
5. HIBURAN (FILM/FTV RELIGI/SINETRON) TVRI Marbot Ali
6. AJANG BAKAT INDOSIAR Aksi 2025 Kemenangan
7. FEATURE TRANS7 Jalur Langit
8. DOKUMENTER TRANS7 Jejak Al-Qur’an
9. LIPUTAN RAMADAN RCTI Seputar iNews Siang
10 ILM RAMADAN TRANS7 Ghibah
11 DAKWAH RADIO (KULTUM) ELSHINTA Kultum Ramadan
12 DAKWAH RADIO (TALKSHOW/DIALOG) RASI FM MAGETAN Khidmat Ramadhan
13 LIPUTAN RAMADAN (RADIO) RRI JAKARTA ROS Menjelang Berbuka Puasa Bulan Ramadhan
14 WISATA BUDAYA (RADIO) RRI BATAM Potensi Daerah Ramadhan 2025
15 FEATURE (RADIO) RRI SAMARINDA Cerita Ramadan
16 ILM RAMADAN (RADIO) RRI TERNATE Belajar Puasa
PENGHARGAAN KHUSUS MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI)
1. PROGRAM PENDUKUNG EDUKASI HALAL LIFESTYLE KOMPASTV Cerita Rasa
2. PROGRAM PENDUKUNG LITERASI EKONOMI SYARIAH TVONE Ayat-Ayat Santri Ramadhan
3. PROGRAM PENDUKUNG LITERASI DIGITAL ISLAMI PRO 2 RRI BANDAR LAMPUNG Tanya Ustadz
“Etika Bermedsos untuk Wanita Muslimah di Era Sekarang”
PENGHARGAAN KHUSUS KEMENTERIAN AGAMA RI
1. KATEGORI DAI WILAYAH 3T INSPIRATIF
1. Atropal Asparina, S.Th.I.,M.Ag. Kabupaten Keerom, Provinsi Papua
2. Abdul Latif, S.Pd Desa Wayabula Kec. Morotai Selatan Barat
Kab. Pulau Morotai Prov. Maluku Utara
3. Aji Suprapto, S.Hum., MA Kampung Zakat, Desa Selajambe, Kec. Selajambe Kabupaten Kuningan, Prov. Jawa Barat.
2. KATEGORI MODERAT MILENIAL AGENT INSPIRATIF
1. Saviera Zulykha Ajeng Fauqii Nuura MMA II Daerah Istimewa Yogyakarta
2. Selamat Ariga MMA I Aceh
3. Lusi Ayudaningsih MMA II Jawa Barat
(Siaran Pers KPI Pusat) ASR 2025: “Siaran Ramadan untuk Meneguhkan Ketahanan Bangsa”
- Detail
- Ditulis oleh RG
- Dilihat: 3630

Jakarta -- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) kembali menyelenggarakan ajang Anugerah Syiar Ramadan (ASR) 2025/1446 H. Tema ASR tahun ini “Siaran Ramadan untuk Meneguhkan Ketahanan Bangsa”.
Ketua KPI Pusat, Ubaidillah mengatakan, anugerah ini merupakan agenda rutin tahunan KPI bersama MUI dan Kemenag. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi program-program siaran TV dan radio terbaik selama bulan Ramadan di setiap tahunnya.
“Kami ingin memberikan apresiasi terhadap karya-karya ramadan terbaik yang diproduksi insan media penyiaran. Melalui anugerah berkelanjutan ini kami berharap dapat mendorong industri penyiaran untuk terus berkarya menghasilkan program-program ramadan terbaik dari waktu ke waktu,” jelas Ubaidillah.
Selain itu, lanjut Ubaidillah, hadirnya siaran Ramadan yang baik dan berkualitas akan memberikan pengaruh positif bagi khalayak. Harapan terbesarnya adalah siaran Ramadan ini menjadi tuntunan masyarakat khususnya umat Islam.
“Kami juga menginginkan dan mendorong media penyiaran, TV dan radio, menjadi medium utama bagi masyarakat menerima informasi serta hiburan yang baik dan positif di tengah kegaduhan yang datang dari media baru. Soalnya yang perlu kita khawatirkan sekarang adalah konten-konten dari media baru yang belum diatur secara hukum,” jelasnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab kegiatan ASR 2025 sekaligus Komisioner KPI Pusat, Aliyah, menjelaskan bahwa tema “Siaran Ramadan untuk Meneguhkan Ketahanan Bangsa” merupakan perwujudan dari upaya semua pihak menciptakan program tayangan Ramadan yang berkualitas sekaligus memperkuat dan meningkatkan kemampuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Ketahanan bangsa kita begitu penting dan krusial di tengah kondisi saat ini dan kita berharap hal besar ini dapat diwujudkan yang salah satunya melalui program-program siaran Ramadan berkualitas dan sehat,” ujar Aliyah.
Dalam kesempatan ini, Aliyah melaporkan, jumlah lembaga penyiaran yang mengikuti lomba di ASR 2025 mengalami kenaikan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pada 2024 lalu, jumlah lembaga penyiaran yang terlibat di ASR hanya 80. Adapun tahun ini, jumlahnya peserta mencapai 111 lembaga penyiaran yang terdiri atas 21 lembaga penyiaran TV dan 90 lembaga penyiaran radio.
Peningkatan jumlah lembaga penyiaran yang terlibat ASR 2025 juga diikuti kenaikan jumlah program siaran yang dilombakan. Aliyah melaporkan, jumlah program siaran yang diterima panitia mencapai 536 program yang terdiri atas 166 program acara TV dan 370 program radio. Adapun pada tahun lalu hanya 394 program.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme dari lembaga penyiaran yang mengikuti anugerah syiar ramadan tahun ini. Meskipun situasi media penyiaran lagi sulit, peningkatan ini menandakan niat lembaga penyiaran untuk menyajikan program siaran ramadan berkualitas terbilang tinggi,” ujar Aliyah.

Kemudian, dalam menilai tayangan yang diperlombakan, tim seleksi dari KPI Pusat menerapkan kriteria yang ketat antara lain; Setiap program acara merupakan produksi dalam negeri. Program pun harus selaras dengan spirit Ramadan dan surat edaran KPI tentang Program Siaran Ramadan. Program harus sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI dan tidak pernah mendapatkan sanksi. Program siaran merupakan produksi baru atau sekurang-kurangnya repackage dari program yang pernah tayang sebelumnya (bukan semata-mata program rerun).
“Itu dasar penilaian dari tim seleksi awal kami untuk kemudian bagi yang lolos akan diserahkan ke dewan juri yang sudah ditetapkan. Dewan juri berasal dari KPI, MUI dan Kemenag,” jelas Aliyah.
Komisioner sekaligus Koordinator bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat, Tulus Santoso menambahkan, ASR 2025 memperlombakan sebanyak 21 kategori yang terdiri atas 10 kategori untuk lembaga penyiaran TV, 6 kategori untuk lembaga penyiaran radio dan penghargaan khusus.
“Kategori penghargaan untuk TV antara lain kategori Program Dakwah Non Talkshow (Ceramah), kategori Program Dakwah Non Talkshow (Kultum), kategori Program Dakwah Talkshow (Dialog), kategori Program Wisata Budaya, kategori Program Hiburan (Film/FTV Religi/Sinetron), kategori Program Ajang Bakat, kategori Program Feature, kategori Program Dokumenter, kategori Program Liputan Ramadan dan ILM Ramadan,” jelasnya.
Kemudian 6 kategori penghargaan untuk Radio yakni kategori Program Dakwah Radio (Kultum), kategori Program Dakwah Radio (Talkshow/Dialog), kategori Program Liputan Ramadan, kategori Program Wisata Budaya, kategori Program Feature dan kategori ILM Ramadan.
“Adapun untuk penghargaan khusus antara lain penghargaan untuk Dai Wilayah 3T Inspiratif, Moderat Milenial Agent Inspiratif, Program Pendukung Edukasi Halal Lifestyle, Program Pendukung Literasi Ekonomi Syariah dan Program Pendukung Literasi Digital Islami,” tutur Tulus.
Rencananya, pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan ASR 2025 akan digelar pada Jumat malam (23/5/2025) di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama Republik Indonesia. Acara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube media center KPI Pusat, MUI TV dan Bimas Islam TV mulai pukul 19.00 WIB. Acara penghargaan juga akan dihadiri Wakil Presiden RI Periode 2019-2024, KH. Ma’ruf Amin dan jajaran pejabat Komdigi, Kemenag, KPI dan MUI. ***/Foto: Agung R

KPI, Kemenag dan MUI Gelar Anugerah Syiar Ramadan 2025
- Detail
- Ditulis oleh RG
- Dilihat: 2058

Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Anugerah Syiar Ramadan (ASR) 2025. Rencananya, gelaran ASR bertema “Siaran Ramadan untuk Meneguhkan Ketahanan Bangsa” dilangsungkan pada Jumat malam (23/5/2025) di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama (Kemenag).
Penanggungjawab ASR 2025 sekaligus Komisioner KPI Pusat, Aliyah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang apresiasi dari ketiga institusi atas upaya terbaik yang dilakukan lembaga penyiaran melalui tayangan di bulan ramadan.
“Seperti tahun sebelumnya, kami akan memberikan apresiasi tertinggi bagi program-program siaran ramadan terbaik untuk tahun ini. Kegiatan berkelanjutan ini adalah salah satu upaya kami dalam rangka mendorong peningkatan kualitas dan pengembangan siaran ramadan dari waktu ke waktu,” jelas Aliyah.
Selain akan memberikan penghargaan untuk program siaran ramadan di lembaga penyiaran, lanjutnya, anugerah ini akan menyerahkan penghargaan kepada pribadi yang dinilai berpengaruh besar dan inspiratif.
“Kami juga akan memberikan penghargaan kepada dai-dai di daerah 3T dan milineal yang inspiratif. Semua penilaian dilakukan secara ketat oleh dewan juri yang sudah ditetapkan yang berasal dari KPI, Kemenag dan MUI,” tambah Aliyah.
ASR tahun ini, sebanyak 21 kategori yang diperlombakan yang terdiri atas 10 kategori untuk Televisi yakni kategori Program Dakwah Non Talkshow (Ceramah), kategori Program Dakwah Non Talkshow (Kultum), kategori Program Dakwah Talkshow (Dialog), kategori Program Wisata Budaya, kategori Program Hiburan (Film/FTV Religi/Sinetron), kategori Program Ajang Bakat, kategori Program Feature, kategori Program Dokumenter, kategori Program Liputan Ramadan dan ILM Ramadan.
Kemudian 6 kategori penghargaan untuk Radio yakni kategori Program Dakwah Radio (Kultum), kategori Program Dakwah Radio (Talkshow/Dialog), kategori Program Liputan Ramadan, kategori Program Wisata Budaya, kategori Program Feature dan kategori ILM Ramadan.
Adapun untuk penghargaan khusus antara lain penghargaan untuk Dai Wilayah 3T Inspiratif, Moderat Milenial Agent Inspiratif, Program Pendukung Edukasi Halal Lifestyle, Program Pendukung Literasi Ekonomi Syariah dan Program Pendukung Literasi Digital Islami.
Pemberian penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2025 akan disiarkan secara langsung melalui kanal youtube media center KPI Pusat mulai pukul 19.00 WIB. ***
Nomine Anugerah Syiar Ramadan 2025
- Detail
- Ditulis oleh RG
- Dilihat: 5984

Jakarta -- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Anugerah Syiar Ramadan (ASR) 2025. Rencananya, pada pemenang ASR 2025 akan diumumkan pada acara puncak anugerah yang akan dilangsungkan pada Jumat malam (23/5/2025) di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama (Kemenag). Adapun nomine Anugerah Syiar Ramadan 2025 sebagai berikut:
1. KATEGORI DAKWAH NON TALKSHOW (CERAMAH) TELEVISI
1. GARUDA TV Harmoni Indonesia
2. METRO TV Khazanah Islam
3. RCTI Tabligh Akbar Ramadan 2025
4. TVONE Damai Indonesiaku Spesial Ramadan 1446 H
5. TRANS TV Islam Itu Indah
2. KATEGORI DAKWAH NON TALKSHOW (KULTUM) TELEVISI
1. SCTV Mutiara Hati
2. MOJI Hikmah Ramadan
3. MNCTV Cahaya Tauhid
4. MENTARITV Kultum Ceria 2025
5. GARUDA TV Ramadan8
3. KATEGORI DAKWAH TALKSHOW (DIALOG) TELEVISI
1. INEWS Cahaya Hati Indonesia Spesial Ramadan
2. CNN INDONESIA Gapai Kemuliaan Ramadan
3. TVONE Indahnya Ramadan
4. TVRI Serambi Islami Ramadan
5. INDOSIAR Shihab & Shihab
4. KATEGORI WISATA BUDAYA (TELEVISI)
1. GARUDA TV Khazanah Masjid
2. KOMPASTV Jalan Jalan
3. TRANS TV Tanah Air Beta
5. KATEGORI HIBURAN (FILM/FTV RELIGI/SINETRON)
1. SCTV Lorong Waktu
2. MDTV Di Bawah Lindungan Ka’bah
3. SCTV Para Pencari Tuhan Jilid 18
4. TVRI Marbot Ali
5. MDTV Ajari Aku Islam
6. KATEGORI AJANG BAKAT
1. RCTI Hafiz Indonesia 2025
2. INDOSIAR Aksi 2025 Kemenangan
7. KATEGORI FEATURE (TELEVISI)
1. CNN INDONESIA CNN Indonesia Heroes
2. TVONE Ayat-Ayat Santri Ramadhan
3. MENTARITV Abang L The Explorer Belajar Puasa
4. TRANS7 Jalur Langit
5. TVRI Ensiklopedia Islam
8. KATEGORI DOKUMENTER
1. TVRI Inspirasi Indonesia
2. TRANS7 Jejak Al-Qur’an
3. GARUDA TV Syiar Pengembara
4. CNN INDONESIA CNN Indonesia Heroes
5. BTV Sejarah Islam
9. KATEGORI LIPUTAN RAMADAN (TELEVISI)
1. TVONE Apa Kabar Indonesia Malam
2. KOMPASTV Berita Utama
3. TVRI Jendela Negeri
4. METRO TV Metro Siang
5. RCTI Seputar iNews Siang
10. KATEGORI ILM RAMADAN (TELEVISI)
1. TVRI Mengukir Cerita di Ramadan
2. RTV Perantara Rezeki Memang Benar Ada
3. TRANS7 Ghibah
4. RCTI Berdoalah, Maka Rezeki Datang dari Arah yang Tidak Disangka-sangka
5. TRANS TV Bulan Ramadan
11. KATEGORI DAKWAH RADIO (KULTUM)
1. RADIO DAIS MAJT SEMARANG Kajian Bada Subuh
2. RRI JAKARTA Hikmah Pagi
3. RRI PONTIANAK Hikmah Pagi
4. ELSHINTA Kultum Ramadan
5. XCHANNEL JAKARTA Mutiara Hati
12. KATEGORI DAKWAH RADIO (TALKSHOW/DIALOG)
1. RASI FM MAGETAN Khidmat Ramadhan
2. RRI TUAL Kurma
3. RRI TERNATE Obrolan Sahur
4. RRI DENPASAR Tauladan (Tanya Ustadz Ustadzah di Bulan Ramadhan)
5. RRI GORONTALO Dialog Ramadhan
13. KATEGORI LIPUTAN RAMADAN (RADIO)
1. ELSHINTA Info Ramadan
2. SONORA JAKARTA Liputan Mudik Sonora 2025
3. RADIO SUARA PASURUAN Khasanah Ramadhan
4. RRI SAMARINDA Serba Serbi Ramadan
5. RRI JAKARTA ROS Menjelang Berbuka Puasa Bulan Ramadhan
14. KATEGORI WISATA BUDAYA (RADIO)
1. RRI BATAM Potensi Daerah Ramadhan 2025
2. RRI MALANG Majalah Udara Pesona Malangan
3. RRI SUNGAILIAT Ramadan Berbagi
4. RADIO SUARA PASURUAN Pesona Pasuruan Edisi Ramadhan
5. RRI BANJARMASIN RCast (RRI Podcast)
15. KATEGORI FEATURE (RADIO)
1. RADIO ARRISALAH SERGEI Biografi Tabi’in
2. RADIO WALISONGO FM PEKALONGAN Si Bocil (Aksi Bocah Kecil)
3. RRI SAMARINDA Cerita Ramadan
4. RRI KENDARI Toleransi di Antara Kubah dan Salib
5. RRI AMBON Sketsa Ramadan
16. KATEGORI ILM RAMADAN (RADIO)
1. RADIO KEMBANG SORE TULUNGAGUNG Sholat Tarawih
2. RRI TERNATE Belajar Puasa
3. RRI BANDUNG Toleransi di Ramadan
4. RRI KENDARI Scroll atau Soul
17. KATEGORI PROGRAM PENDUKUNG EDUKASI HALAL LIFESTYLE
1. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
18. KATEGORI PROGRAM PENDUKUNG LITERASI EKONOMI SYARIAH
1. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
19. KATEGORI PROGRAM PENDUKUNG LITERASI DIGITAL ISLAMI
1. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
20. KATEGORI DAI WILAYAH 3T INSPIRATIF
1. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
2. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
3. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
21. KATEGORI MODERAT MILENIAL AGENT INSPIRATIF
NO NAMA LENGKAP ASAL DAERAH
1. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
2. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
3. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
Jakarta Tuan Rumah Rakornas KPI dan Peringatan Harsiarnas 2025
- Detail
- Ditulis oleh RG
- Dilihat: 4229

Jakarta -- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menetapkan DKI Jakarta sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KPI 2025. Kegiatan ini akan berlangsung pada 30 Mei hingga 2 Juni 2025 di Jakarta, bersamaan dengan peringatan Hari Penyiaran Nasional (Hasiarnas) ke 92.
Keputusan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi antara KPI Pusat dan KPID DKI Jakarta yang digelar di kantor KPID DKI Jakarta, Kamis (15/5/2025) kemarin.
Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, mengatakan bahwa KPID DKI Jakarta berperan penting dalam pelaksanaan Rakornas. KPI Pusat juga berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta untuk mendukung kegiatan tersebut.
“KPI Pusat telah mengirim surat permohonan audiensi kepada Pemprov dan akan segera menyusul ke DPRD DKI Jakarta,” terang Ubaidillah usai pertemuan tersebut.
Rangkaian Rakornas akan diawali dengan kegiatan jalan sehat (Fun Walk) pada Minggu pagi di kawasan Bundaran HI.
Acara tersebut terbuka untuk masyarakat dan akan diisi dengan hiburan serta pembagian door prize.
Selain kegiatan seremonial, Rakornas tahun ini juga akan membahas revisi Undang-Undang Penyiaran No. 32 Tahun 2002 dan penguatan Pedoman Perilaku Penyiaran serta Standar Program Siaran (P3SPS).
Ketua KPID DKI Jakarta, Puji Hartoyo, menyatakan kesiapan pihaknya sebagai tuan rumah dan menjamin keterlibatan berbagai pemangku kepentingan di ibu kota.
Sementara, penanggung jawab pelaksanaan Rakornas, I Made Sudarsa, menambahkan meskipun digelar dengan efisiensi anggaran, konsep acara tetap dirancang maksimal dan melibatkan KPI dari seluruh Indonesia serta insan penyiaran nasional.
Rakornas KPI dan Hasiarnas 2025 diharapkan menjadi forum strategis untuk memperkuat arah kebijakan penyiaran nasional. ***


