- Details
- Written by RG
- Hits: 0
Padang - Kunjungan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat ke RRI Padang menjadi langkah awal kepengurusan baru. Agenda ini sekaligus memperkenalkan arah kebijakan KPID Sumbar ke depan.
Ketua Komisioner KPID Sumbar, Yusrin Triananda, mengatakan pihaknya melakukan sejumlah pembaruan struktur organisasi. “Kami membentuk bidang baru yang fokus pada sosialisasi, partisipasi, dan hubungan masyarakat,” ujar Yusrin, Selasa 6 April 2026.
Selain itu, KPID Sumbar juga melakukan pemecahan bidang pengawasan isi siaran. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan di tengah perkembangan media penyiaran.
Yusrin menjelaskan, pengawasan kini dipisahkan antara radio dan televisi. “Kami memecah bidang pengawasan isi siaran menjadi pengawasan radio dan pengawasan TV,” katanya.
Ia menilai, pemisahan ini penting karena karakteristik kedua media tersebut berbeda. “Dua bidang ini akan fokus mengawasi, mengembangkan, dan membangun kerja sama dengan lembaga penyiaran,” jelasnya.
Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara KPID dan RRI Padang. Kedua lembaga sepakat pentingnya kolaborasi dalam mendukung kualitas penyiaran di daerah.
Sementara itu, Kepala LPP RRI Padang, Yulian S. Saaba, menyebut pertemuan membahas sejumlah isu strategis. “Kami membicarakan peluang kerja sama antara RRI dan KPID Sumbar,” katanya.
Julian menegaskan kesiapan RRI untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas siaran. “RRI siap mendukung penyiaran yang edukatif dan berkualitas,” ujar Yulian. Red dari berbagai sumber





