- Detail
- Dilihat: 15940
Teheran - Penyedia satelit GlobeCast menolak permintaan Eutelsat penyedia satelit Eropa untuk menghentikan penyiaran saluran Iran, alasannya permintaan tersebut tanpa pertimbangan hukum yang tepat.
Pada hari senin, 25 Februari 2013, GlobeCast menyampaikan ke Republik Islam Iran Broadcasting terkait dua surat Eutelsat di mana penyedia satelit Uni Eropa memberikan sanksi sepihak terhadap Iran dan meminta GlobeCast menarik steker pada saluran Hispan TV, Tekan TV, IRINN dan jaringan berita Al Alam edisi bahasa Arab.
Secara tertulis Eutelsat menyampaikan kepada GlobeCast bahwa permintaan tidak membutuhkan dasar hukum yang diperlukan oleh karena itu tidak membutuhkan pertimbangan atas permintaan Eutelsat .
Selain itu Eutelsat memaksa penyedia satelit BHS untuk mengambil Al Alam yaitu jaringan berita off air Iran dari platform AB7 pada Rabu pukul 20.00. Penyedia satelit BHS mengatakan hal itu , namun tidak memiliki cara untuk menentangnya.
Berita ini muncul beberapa hari setelah Eutelsat memerintahkan Jaringan Telekomunikasi Satelit al-Alam mengakhiri siarannya atau menghadapi konsekuensi.
Beberapa bulan terakhir, Michel De Rosen CEO Eutelsat Israel-Perancis meningkatkan kampanyenya membatasi penyedia satelit di Eropa dan Asia untuk membungkam media Iran, Kampanye tersebut mengungkap wajah sejati Barat yang selalu mengajarkan hormat terhadap hak asasi manusia dan kebebasan berbicara,kenyataannya malah sebaliknya.
Sebelumnya tanggal 20 Februari, para penyedia satelit Gulfsat Arab melarang saluran Iran iFilm dan Al-Kawthar untuk siaran. Red
Seattle - Ingin anak-anak tidak menonjolkan perilaku kekerasan? Maka pilihlah tayangan yang mereka tonton. Sebab kajian terbaru yang dimuat di usatoday.com menunjukkan tayangan anak sangat berpengaruh terhadap perilaku.
London - Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengatakan bahwa tidak ada alasan wartawan British Broadcasting Corporation (BBC) melakukan mogok kerja pada hari Senin kemarin.
New Mexico - Gara-gara sistem siaran televisi swasta dihack, masyarakat di sejumlah negara bagian Amerika Serikat geger 'serangan zombie'. Dilaporkan Xinhua, Rabu waktu setempat sebuah stasiun televisi di negara bagian New Mexico menayangkan newsticker peringatan darurat tersebut.

