Jakarta – Mahasiswa Universitas Andalas (Unand) melakukan kunjungan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Senin (14/7/2019). Mereka ingin mengenal lebih jauh peran dan kewenangan KPI mengurusi penyiaran di Indonesia.
Tenaga Ahli Isi Siaran, Irvan Priyanto, menjelaskan secara gambling tugas dan kewenangan KPI mulai dari pengawasan siaran hingga tindakan atas pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012. Menurutnya, banyak sanksi yang dilayangkan KPI ke lembaga penyiaran yang melanggar aturan tersebut.
“Pemberian sanksi ini untuk menyadarkan lembaga penyiaran dan ini juga berefek jangka panjang terhadap mereka. Jika sanksi yang diterima berupa penghentian sementara, ini akan berdampak pada finansial penerimaan iklan,” kata Irvan.
Irvan juga mengingatkan bahwa pengawasan terhadap siaran harus diimbangi dengan pengawasan orangtua terhadap anak-anak. “Orangtua harus berperan aktif menjaga dan memilih siaran yang pantas buat mereka. Anak-anak itu paling mudah menerima dan meniru dari apa yang mereka tonton. Jadi jangan biarkan mereka memilih tayangan sendiri,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Irvan menerangkan aturan tentang siaran rokok di lembaga penyiaran. Larangan iklan rokok diatur dalam P3SPS KPI dan ini sangat berkaitan dengan perlindungan terhadap anak.
“Saya juga meminta para mahasiswa ilmu komunikasi untuk membaca setiap aturan yang berkaitan dengan penyiaran seperti UU Penyiaran dan P3SPS. Jangan lupa untuk membaca dan memahami turunan dari peraturan yang berkaitan dengan penyiaran,” pinta Irvan.
Pada saat tanyajawab, beberap mahasiswa menanyakan perbedaan kewenangan KPI Pusat dan KPID. Mereka juga menanyakan bagaimana proses pemilihan komisioner KPI. Selain itu, mereka menanyakan peran KPI dalam mengatasi tayangan politik di lembaga penyiaran.
Menutup pertemuan, Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis, berpesan untuk seluruh mahasiswa untuk inovatif dan berperan aktif mengembangkan dunia komunikasi dan penyiaran di tanah air. Menurutnya, hidup hanya sekali dan karenanya harus berarti. ***
Jakarta – Anugerah Syiar Ramadhan 2019/1440 H menetapkan Net. atau Net TV sebagai televisi terbaik dalam Ramadhan 2019. Net TV dinilai memenuhi seluruh kriteria yang diinginkan para juri sebagai televisi ramadhan terbaik 2019.
Penetapan Net TV sebagai televisi terbaik ramadhan disampaikan pada malam puncak Anugerah Syiar Ramadhan 2019 yang berlangsung di Menara Bank Syariah Mandiri, Senin (15/7/2019).
Koordinator acara Anugerah Syiar Ramadhan 2019 Nuning Rodiyah berharap, penghargaan sebagai televisi terbaik ramadhan 2019 dapat memicu semangat lembaga penyiaran bersangkutan dan yang lain untuk membuat sesuatu yang baik dan positif serta berkualitas dalam upaya peningkatakan nilai spiritual masyarakat.
Menurut Nuning, tayangan ramadhan yang positif dan meningkatkan spiritualitas harus lebih dilipatgandakan guna meningkatkan nilai-nilai religius pada masyarakat dan juga rasa persatuan. “Suasana ramadhan dan program religi pada lembaga penyiaran sangat berperan dalam mempersatukan masyarkat serta memperkuat akidah dan keimanan masyarakat,” katanya.
Program siaran ramadhan, lanjut Nuning, seharusnya dapat menanamkan dan mempertahankan nilai-nilai kebaikan, kesalehan sosial, dan kemuliaan dalam kehidupan bermasyarakat. Karenanya, program televisi harus bisa menjadi keteladanan guna memperbaiki kualitas hidup bangsa dan negara.
Berikut Pemenang Anugerah Syiar Ramadhan 2019/1440 H:
Kategori utama ASR 2019:
Televisi Terbaik Ramadhan 2019 : Net TV
Kategori Program Sinetron : Para pencari Tuhan Jilid 12 "ganti nasib"/Eps.9 (SCTV)
Kategori Program Kultum : Mutiara Hati Quraish Shihab (SCTV)
Kategori Program Ceramah : Indahnya Ramdhan/Eps.13 Mei 2019 (TV One)
Kategori Program Realty Show : Kupenuhi Panggilan-Mu/Eps. Budi - Difabel Pembuat Kaki Palsu (NET TV)
Kategori Program Wisata Budaya Ramadhan : Muslim Travellers/eps. Jeju Korea Selatan (NET TV)
Kategori Program Pencari Bakat : Akademi Sahur Indonesia (AKSI)/eps. 14-05-2019 (Indosiar)
Program Talkshow : Halo Ustadz/17 Mei 2019 (Inews TV)
Program Dokumenter : Menjemput Berkah (Trans7)
Kategori Muda 2019 ASR 2019:
Dai Muda Inspiratif = Suwandi (AKSI Indosiar)
Group Musik Muda Inspiratif = Aleehya
Host Muda Inspiratif = Muthia Amalia (Muslim Traveler - NET TV)
Aktor Muda Inspiratif = Silvia Anggraini (PPT - SCTV)
Production House Inspirasi Pemuda Indonesia = The Little Giantz (NUSSA - NET TV)
Program Inspirasi Pemuda Indonesia = Titik Balik (iNews)
Kategori Spesial Syariah ASR 2019:
Kategori Literasi Keuangan Syarih: Metro TV “Economics Challenges Special Ramadhan”
Kategori Halal Lifestyle = Net TV “Muslim Travelers”
Kategori Hijrah Lifestyle = Metro TV “Dakwah on The Spot”
Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menyelenggarakan Sekolah P3SPS untuk Angkatan XL mulai 16-17 Juli 2019. DI bawah ini, nama-nama peserta Sekolah P3SPS KPI Angkatan XL:
Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali memberikan apresiasi tinggi kepada program-program siaran Ramadhan di televisi yang edukatif, sehat, berkualitas serta selaras dengan regulasi penyiaran. Penghargaan rutin ini diberikan dalam ajang Anugerah Syiar Ramadhan 2019 yang diselenggarakan KPI bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis mengatakan, pemberian penghargaan untuk program bertema ramadhan terbaik ini bertujuan mendorong industri penyiaran di tanah air untuk berinovasi menghasilkan program-program siaran yang berkualitas untuk masyarakat.
“Anugerah syiar ramadhan ini untuk mendorong terwujudnya penyiaran yang edukatif, informatif dengan selalu mengedepankan nilai-nilai religius,” katanya.
Menurut Andre, panggilan akrabnya, momentum bulan Ramadhan secara filosofis merupakan sarana meningkatkan ketaqwaan lewat ibadah-ibadah khusus. Karenanya, lembaga penyiaran khususnya televisi, diharapkan meningkatkan kesadaran untuk menyuguhkan program siaran yang berkualitas dan berisikan semangat perbaikan diri.
“Kami ingin anugerah ini memacu persaingan yang sehat antar lembaga penyiaran guna menyuguhkan program siaran ramadhan yang berkualitas,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Anugerah Syiar Ramadhan 2019 sekaligus Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiyah, menjelaskan program siaran ramadhan yang masuk dalam nominasi dan pemenang anugerah telah melalui rangkaian proses seleksi yang ketat dan penjurian oleh juri yang kompeten.
“Kami menekankan program tersebut merupakan hasil produksi anak bangsa atau dalam negeri. Kemudian, program siaran yang masuk nomine tidak pernah mendapatkan sanksi dari KPI dan dapat dikembangkan sesuai dengan kategori program,” jelas Nuning.
Nuning mengatakan, malam puncak Anugerah Syiar Ramadhan 1440 H/ 2019 dilaksanakan pada 15 Juli 2019 di Menara Bank Syariah Mandiri mulai Pukul 19.00 WIB - selesai. Terdapat 8 (delapan) kategori program siaran utama yang dinilai oleh KPI, MUI dan Kemenpora untuk kemudian ditetapkan program siaran terbaik. Kedelapan kategori tersebut adalah:
1. Reality Show
2. Sinetron
3. Ceramah
4. Pencarian Bakat
5. Wisata Budaya
6. Talkshow
7. Kultum
8. Dokumenter
Selain itu, KPI juga memberikan penghargaan secara khusus terhadap televisi terbaik dalam menayangkan program syiar ramadhan.
Masih dalam rangka Anugerah Syiar Ramadhan, penghargaan juga akan diberikan atas 6 (enam) kategori pengisi acara di televisi. Penghargaan ini secara khusus diberikan atas kerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olah Raga untuk kategori sebagai berikut:
1. Host Muda Inspiratif
2. Dai Muda Inspiratif
3. Penyanyi Muda Inspiratif
4. Aktor Muda Inspiratif
5. ProgramTelevisi Inspirasi Pemuda Indonesia
6. Production House Inspirasi Pemuda Indonesia
Selain itu, anugerah ini turut memberi penghargaan kepada siaran dengan kategori spesial syariah. Penghargaan ini diberikan KPI bekerjasama dengan Bank Syariah Mandiri. Ada tiga kategori yakni:
1. Literasi Keuangan Syariah
2. Hijrah Menuju Tuntunan Syariah
3. Halal : Gaya Hidup Sesuai Syariah
Rencananya, akan hadir dalam penganugerahan ini, Wakil Presiden terpilih 2019-2024, Prof Dr KH Ma’ruf Amin, Menteri Pemuda dan Olah Raga Dr Imam Nahrawi, jajaran pimpinan MUI Pusat, Kementerian Dalam Negeri dan Dirut Bank Syarih Mandiri. ***
Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan mengumumkan pemenang Anugerah Syiar Ramadhan 2019, Senin (15/7/2019). Sebanyak delapan kategori program acara ramadhan terbaik, satu televisi terbaik ramadhan, sembilan kategori program tambahan dan perorangan akan diperebutkan. Acara akan diselenggarakan di Menara Bank Syariah Mandiri, mulai pukul 19.00 WIB.
Koordinator acara Anugerah Syiar Ramadhan 2019 sekaligus Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiyah, mengatakan acara ini merupakan kegiatan rutin tahunan KPI bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang diselenggarakan sebagai ajang kompetisi program-program siaran terbaik selama bulan Ramadhan.
“Anugerah ini sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya ramadhan terbaik insan media penyiaran. Kegiatan ini kami harapkan dapat mendorong industri penyiaran untuk terus berkarya untuk menghasilkan program-program terbaik, bukan hanya program yang banyak pemirsa melainkan juga menjadi program yang sehat dan berkualitas,” kata Nuning.
Nuning menjelaskan, pemenang anugerah akan ditentukan penilaian dari tim juri yang terdiri 14 orang yang berasal dari KPI, MUI, Kemenpora, Komisi1 DPR RI, Kementerian Agama, PP Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU).
“Program-program acara ramadhan yang diperlombakan akan diseleksi tim asistensi yang dibentuk KPI untuk melihat ada tidak pelanggaran terhadap P3SPS KPI. Jika ditemukan ada yang melanggar, program tersebut akan dinyatakan gugur dan tidak dapat diteruskan ke tahap selanjutnya,” tegas Nuning.
Dalam menilai kualitas program-program acara yang diperlombakan, selain berpedoman pada UU Penyiaran dan P3 & SPS KPI tahun 2012, juga didasarkan pada hal-hal teknis sesuai dengan kategori program. “Kami berupaya seselektif mungkin dan penuh pertimbangan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dalam memutuskan program yang menjadi pemenang anugerah ini,” katanya.
Berikut ini nomine Kategori Program yang diperlombakan pada Anugerah Syiar Ramadhan 2019:
Kategori Program Sinetron
1. Para pencari Tuhan Jilid 12 "ganti nasib"/Eps.9 (SCTV)
2. Aku bukan ustad 2 mendadak ustad/Eps.16 (RCTI)
3. Umar Bin Khattab (Inews TV)
4. Istri-istri akhir zaman/Eps.9 (SCTV)
5. Drama Ramadhan/Eps.Cinta ramadhan (TVRI)
Kategori Program Kultum
1. Mutiara Hati Quraish Shihab (SCTV)
2. Mengetuk Pintu Hati (SCTV)
3. Rahmatan Lil'alamiin (Inews TV)
4. Kurma (Kompas TV)
5. Kultum (TVRI)
Kategori Program Ceramah
1. Indahnya Ramdhan/Eps.13 Mei 2019 (TV One)
2. Tafsir Al-Baqarah/Eps.13 Mei 2019 (TVRI)
3. Damai Indonesiaku/Eps. 13 Mei 2019 (TV One)
4. Khazanah Islam Spesial Ramadhan/Eps.17Mei 2019 (Metro TV)
5. Dakwah on the spot/Eps 14 Mei 2019 (Metro TV)
Kategori Program Realty Show
1. Kupenuhi PanggilanMu/Eps. Budi -Difabel Pembuat Kaki Palsu (NET TV)
2. Masih ada Jalan/Eps. Sabar Ciorky & Ibu Euis (Trans7)
3. Rumahku Surgaku/Eps. Sano Jepang (Trans TV)
4. Festival Hafiz 2019/Eps. 19 Mei 2019 (RCTI)
5. Kisah Pecinta Al-Qur'an/Eps.Kamil Ramadhan
Kategori Program Wisata Budaya Ramadhan
1. Muslim Travellers/eps. Jeju Korea Selatan (NET TV)
2. Islam Around The World/Hongkong (Kompas TV)
3. Muslim Journey/eps. Benua Eropa (Kompas TV)
4. Perindu Sorga/eps. Sekeping Rindu di Tanah Kangguru (Trans7)
5. Jazirah Islam/eps. Salam Persaudaraan dari Oman (Trans7)
Kategori Program Pencari Bakat
1. Akademi Sahur Indonesia (AKSI)/eps. 14-05-2019 (Indosiar)
2. Hafiz Indonesia/eps. 17-05-2019 (RCTI)
3. Qasidah Fest/eps. 13-05-2019 (TVRI)
4. Tilawah Cilik/eps. 16-05-2019 (TVRI)
5. Qori Indonesia/ eps. 17-05-2019 (RTV)
Program Talkshow
1. Halo Ustadz/17 Mei 2019 (Inews TV)
2. Inspirasi Al-Qur'an/19 Mei 2019 (Inews TV)
3. Sehat Islami/18 Mei 2019 (Kompas TV)
4. Zakat Tumbuh bermanfaat (Kompas TV)
5. Jelang Beduk/16 Mei 2019 (TVRI)
Program Dokumenter
1. Menjemput Berkah (Trans7)
2. Arrahman/ Eps. Kisah nabi Nuh AS dalam Al-Qur'an Surat Hud (INews)
3. Pesona Islam/Eps. Toleransi Beragama (TV One)
4. Ulu Cami/Eps. Masjid di Kota Sultan (TVRI)
5. Jejak Diaspora Muslim/Puasa Ramadhan (TVRI)
Televisi Terbaik Ramadhan 2019 (Diumumkan saat acara)
Adapun nominasi sembilan kategori tambahan yang diperlombakan akan diumumkan pada saat Malam Anugerah Syiar Ramadhan 2019. *
Aduan ini disampaikan terhadap salah satu berita gosip yang disiarkan oleh program Insert Siang Trans TV, berjudul “Ngeri!! Alami Depresi Berat, Komedian Nunung Benturkan Kepala ke Tembok”, dikarenakan konten dari berita tersebut yang menurut pasal-pasal UU No. 32 tahun 2002, PS3PS 2012, dan pendapat saya pribadi sebagai konsumen program stasiun televisi Indonesia, tidak pantas untuk ditayangkan serta dilanjutkan di masa yang akan datang.
Depresi merupakan kondisi kejiwaan yang seharusnya cukup diketahui oleh sang individu yang mengalami kondisi tersebut dan orang-orang terdekat yang diberi kepercayaan untuk mengetahui serta menangani segala hal yang berkaitan, baik kondisi depresi itu sendiri maupun proses penyembuhan yang telah atau akan ditempuh. Demi kesembuhan yang prima, tidak sepatutnya perjalanan kondisi depresi seseorang dijadikan tontonan khalayak luas tanpa dikemas dengan maksud baik tertentu (dan dipertimbangkan dari aspek kesehatan), sebab akan mengundang reaksi-reaksi yang sejatinya tidak diperlukan oleh sang individu yang tengah mengalami kondisi depresi.
Reaksi-reaksi yang tidak diperlukan dan tidak pada tempatnya akan berdampak langsung pada sang individu, secara fatal dapat memukul mundur progress penyembuhan, hingga lebih fatalnya lagi dapat berujung pada tindakan bunuh diri. Konsekuensi-konsekuensi tersebut bukan lagi termasuk dalam konsekuensi wajar dari pilihan Nunung, subjek dalam aduan tayangan ini, dalam menjadi komedian dan selebritis sekaligus. Tayangan seperti ini dan segala konsekuensi tak wajar yang ditimbulkannya sudah terhitung melukai prinsip kemanusiaan beserta hak-haknya untuk mendapatkan kehidupan yang layak, aman, nyaman, dan tenteram.
Berikut adalah sejumlah pasal-pasal yang dilanggar oleh tayangan “Ngeri!! Alami Depresi Berat, Komedian Nunung Benturkan Kepala ke Tembok” yang dibuat dan disiarkan oleh program Insert Siang Trans TV:
1) UU No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran
- Pasal 3: “Penyiaran diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkukuh integrasi nasional,
terbinanya watak dan jati diri bangsa yang beriman dan bertakwa, mencerdaskan
kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, dalam rangka membangun
masyarakat yang mandiri, demokratis, adil dan sejahtera, serta menumbuhkan industri
penyiaran Indonesia.”
- Pasal 5 (b): “Menjaga dan meningkatkan moralitas dan nilai-nilai agama serta jati diri bangsa;
- Pasal 36 (1): “Isi siaran wajib mengandung informasi, pendidikan, hiburan, dan manfaat untuk pembentukan intelektualitas, watak, moral, kemajuan, kekuatan bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengamalkan nilai-nilai agama dan budaya Indonesia.”
- Pasal 36 (5): “Isi siaran dilarang :
a. bersifat fitnah, menghasut, menyesatkan dan/atau bohong;
b. menonjolkan unsur kekerasan, cabul, perjudian, penyalah-gunaan narkotika dan
obat terlarang; atau
c. mempertentangkan suku, agama, ras, dan antargolongan.
2) P3SPS 2012
- Pasal 13 ayat 2 (Bab IX: Penghormatan terhadap Hak Privasi): “Program siaran tentang permasalahan kehidupan pribadi tidak boleh menjadi materi yang ditampilkan dan/atau disajikan dalam seluruh isi mata acara, kecuali demi kepentingan publik.”
- Pasal 48 ayat 4 poin (b) (Bab V: Pedoman Perilaku Penyiaran): “Pedoman perilaku penyiaran menentukan standar isi siaran yang sekurang-kurangnya berkaitan dengan: (b) Rasa hormat terhadap hal pribadi.”
Adapun, aduan mengenai pelanggaran pasal-pasal yang telah disebutkan di atas juga disampaikan atas dukungan pasal-pasal berikut ini:
1) UU No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran
- Pasal 50 ayat 2, 3, 4, dan 5 (Bab V: Pedoman Perilaku Penyiaran)
- Pasal 52 ayat 1 dan 3 (Bab V: Pedoman Perilaku Penyiaran)
2) P3SPS 2012
- Pasal 14 poin a, b, c dan d (Bab IX: Penghormatan terhadap Hak Privasi)
Demikian pengaduan dan segala pertimbangan atas pengaduan tersebut yang dapat saya sampaikan, besar harapan saya untuk aduan ini ditindaklanjuti secepatnya demi meningkatkan kualitas tayangan-tayangan yang disiarkan oleh stasiun televisi indonesia. Atas perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih.
Pojok Apresiasi
Samuel Anthony
Net selalu menghadirkan tayangan yang berkualitas dan saya pikir WIB adalah tayangan terbaik yang pernah ada di Net. Melalui WIB, kita dituntut untuk terus berpikir dan itu mencerdaskan saya