Jakarta – Ketua KPI Pusat, Mochamad Riyanto, bersama dengan Komisioner KPI Pusat, Azimah Soebagyo dan Yazirwan Uyun, melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Pertahanan Keamanan (Menkopolhukam), Joko Suyanto, di kantor Menkopolhukam, Medan Merdeka Barat, Jumat Pagi, 22 Februari 2013. Pertemuan tersebut membahas perkembangan dunia penyiaran di tanah air serta penyiaran di perbatasan.
Diawal pertemuan, Mochamad Riyanto menyampaikan hasil laporan kinerja KPI selama tahun 2012 kepada Menkompolhukan. Selain itu, disampaikan pula mengenai persiapan KPI yang akan melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KPI se-Indonesia dan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke 80 di Bali. Dalam kesempatan itu, Riyanto mengundang dan mengharapkan kehadiran Menkopolhukam dalam acara tersebut.
Sementara itu, Menkopolhukam Joko Suyanto mengharapkan kelembagaan KPI bisa kuat seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, kewenangan KPI memang harus diperkuat dalam UU. Ada beberapa alasan yang terkait dengan penguatan ini yakni perihal kualitas tayangan yang dinilainya kurang baik.
Satu hal yang sangat ditekankan Menkopolhukam kepada media penyiaran adalah rasa nasionalisme ketika informasi tersebut menyangkut negara dan kedaulatannya. Menurutnya dalam urusan kedaulatan dan negara, media harus satu suara. “Untuk hal ini, saya harap semua media harus satu suara,” tegasnya. Red