altMakassar - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan (Sulsel) menilai siaran langsung debat kandidat calon gubernur Sulsel melalui salah satu televisi nasional dianggap kurang tepat.

Ketua KPID Sulawesi Selatan, Rudsin Tompo mengatakan, sebaiknya KPU Sulsel bisa melakukan evaluasi pelibatan televisi nasional dalam siaran langsung debat kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang sempat menimbulkan polemik pada pelaksanaan pilkada sebelumnya.

“Daripada menimbulkan polemik, KPU sebaiknya melibatkan seluruh televisi lokal di Sulsel. Siaran serentak di seluruh televisi lokal jauh lebih efektif dibandingkan harus mengontrak salah satu stasiun televisi nasional,” kata Rusdin saat dihubungi Bisnis, Kamis, 3 Januari 2013.

Menurutnya, adanya keinginan beberapa stasiun televisi lokal yang ingin terlibat dalam agenda publik termasuk menyiarkan secara langsung debat kandidat pilgub Sulsel dianggap wajar.

“Paling tidak KPU bisa melakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan stasiun televisi di Sulsel dan menawarkan kemampuan pendanaan KPU untuk menyiarkan serentak agenda debat cagub/cawagub itu di televisi-televisi lokal,” ujarnya.

Sebenarnya menyiarkan debat kandidat secara langsung tidak terlalu sulit, dia menyarankan agar KPU mengontrak satu stasiun televisi lokal yang bisa merelay siaran itu ke stasiun-stasiun televisi lokal lainnya.

“Kami melihat dengan sistem seperti ini jauh lebih mudah. KPU juga bisa terhindar dari sorotan-sorotan yang bisa mencederai kinerja mereka, sebab TV lokal bisa terlibat dalam agenda publik,” sarannya.

Selain itu, masyarakat Sulsel juga bisa mengakses bagaimana calon Gubernur dan Wakil Gubernur memaparkan visi misi mereka melalui siaran televisi lokal.

Apalagi, lanjutnya, KPU dan KPI telah menandatangani Nota Kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) tentang Pengawasan Pemberitaan, Penyiaran, dan Iklan Kampanye Pemilihan Umum yang dilakukan melalui media penyiaran radio dan televisi.

“Sebenarnya perjanjian itu  bukan hanya sebagai kesepahaman KPU dan KPI dalam sisi pengawasan. Tetapi komisi penyiaran juga bisa membantu KPU untuk memanfaatkan jaringan media penyiaran lokal,” kata Rusdin.

Sebelumnya, KPU Sulsel akan menyiarkan secara langsung debat kandidat Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan di salah satu televisi nasional yang akan dipandu langsung oleh Pemimpin Redaksi TVOne Karni Ilyas di Baruga AP Pettarani kampus Universitas Hasanuddin Makassar pertengahan Januari 2013. Red dari Bisnis