Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menemukan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (“P3 dan SPS”) Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2012 pada Program Siaran “John Lenong” yang ditayangkan oleh stasiun Trans7 pada tanggal 22 Juli 2012 mulai pukul 01.30 WIB.
Pelanggaran yang dilakukan adalah penayangan adegan yang melecehkan orang dan/atau masyarakat dengan kondisi fisik tertentu dan melanggar norma kesopanan. Adegan-adegan yang mengandung pelanggaran yang ditayangkan terjadi pada saat seorang talent perempuan mengatai seorang talent pria berwajah asing, dengan ucapan, "muka kayak kangguru" dan dilanjutkan dengan, "Ia pasti ikut pertukaran pelajar dengan hewan". Selanjutnya seorang talent perempuan berkata kepada talent lain yang berkacamata hitam dengan ucapan: "Lu udah item, pake kacamata item, tambah gelap" .Kemudian, ditemukan juga adegan Olga mengatai seorang tukang bakso, "Mukanya kayak ampas kopi".
KPI Pusat menilai penayangan adegan yang dimaksud telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran tahun 2012 Pasal 9, Pasal 14 ayat (2), Pasal 15 ayat (1) huruf c, dan Pasal 21 ayat (1) serta Standar Program Siaran Pasal 9, Pasal 15 ayat (1), Pasal 17 ayat (1) dan ayat (2) huruf d, dan Pasal 37 ayat (4) huruf a.
Pelanggaran tersebut dikategorikan sebagai pelanggaran atas perlindungan kepada orang dan/atau masyarakat tertentu, perlindungan anak, norma kesopanan, dan penggolongan program siaran.
Selain tayangan di atas, KPI Pusat juga menemukan beberapa pelanggaran sejenis pada program yang ditayangkan pada tanggal 23 Juli 2012, berupa penayangan adegan seorang ibu memasukkan uang ke bagian dadanya dan dilanjutkan adegan Olga hendak melongok ke bagian dada tersebut. Selanjutnya, ditayangkan ucapan tokoh Bapak, "Jangan lu longok dong.. babe aja udah lama ngga melongok". Pada program juga ditayangkan tokoh Bapak mengatai istrinya, "gila".
Pada tayangan tanggal 24 Juli 2012, ditayangkan ucapan seseorang yang menyebut Hansip dengan "laler ijo". Selanjutnya, tokoh Buyung dikatai dalam pantun dengan
ucapan, “Mukanya kayak pantat panci”. Kemudian ditayangkan juga Olga mengatai Malih dengan ucapan, "Emang bapak bisa melihat? Kan kealingan gigi?" Selanjutnya Malih mengatai Buyung dengan ucapan, “Item”.
Pada tayangan tanggal 26 Juli 2012, ditayangkan adegan Buyung menyebut Malih bawa “pacul dua”. Selanjutnya tokoh preman mengatai Malih dengan ucapan, "bibirnya ke mana-mana". Red/ST