altPangkalpinang - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar workshop pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran (P3SPS) KPI bagi pengelola radio/ televisi di Hotel Novilla, Sungailiat, Senin, 28 Mei 2012.

Kegiatan yang diikuti belasan peserta ini dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfo Babel, Tajuddin. Melalui sambutannya, Tajuddin mengatakan, kehadirian KPID memang terbilang baru, namun telah memberi manfaat lebih dalam sosialisasi aturan penyiaran.

"Kita berharap melalui kegiatan ini bisa mewujudkan dunia penyiaran yang lebih sehat, demokratis, dan bermartabat," ujar Tadjuddin seperti di kutip Bangka Pos. Ia mengatakan, kesempatan workshop ini merupakan hal yang langka bahkan kegiatan ini baru pertama kali dilakukan KPID Babel.

Sementara itu, Ketua KPI Daerah Babel, M Ridwan mengatakan, kegiatan workshop P3SPS dipandang perlu dan penting. Rencananya, pihaknya akan melaksanakan kegiatan serupa hingga tiga kaliĀ  pada tahun 2012 ini.

"Kita melihat dengan tumbuhnya lembaga- lembaga penyiaran di Babel merupakan sebuah kemajuan. Hal itu ditandai seiring dengan pengajuan perizinan yang masuk ke KPID," ujar Ridwan.

Menurutnya, lembaga penyiaran merupakan ranah publik, sehingga untuk perizinannya. Utamanya, bagi KPID sebagai lembaga independen sehingga untuk hal itu selalu melibatkan masyarakat.

"Apalagi pengelola media radio/ televisi punya dampak luar biasa terhadap nilai positif dan negatif. Sehingga untuk bermartabat perlu ada hal- hal yang perlu dipahami," kata Ridwan. Red