- Detail
- Ditulis oleh RG
- Dilihat: 3
Palembang -- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatra Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan literasi media di SMP Negeri 35 Palembang, Kamis (9/4/2026) lalu. Kegiatan ini mengangkat tema tentang pentingnya konsumsi media sehat, untuk membantu pelajar lebih bijak dalam menyaring informasi di era digital.
Kegiatan yang digelar Bidang Kelembagaan KPID Sumsel itu, dihadiri perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumsel, jajaran KPID Sumsel, guru, serta ratusan siswa.
Wakil Ketua KPID Sumatera Selatan, Hasandri Agustiawan, mengatakan, literasi media menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda, di tengah derasnya arus informasi di media sosial maupun platform digital lainnya.
Menurut dia, pelajar perlu memahami cara memilih tayangan yang sehat, edukatif, dan sesuai usia. Selain itu, siswa juga diajak mengenali ciri-ciri konten yang mengandung hoaks, kekerasan, maupun unsur negatif lainnya.
"Kami ingin siswa lebih kritis dalam memilih tontonan dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya," ujar Hasandri Agustiawan saat menyampaikan materi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Sumsel, Septriandi Setia Permana, menegaskan bahwa literasi digital dan literasi media kini menjadi bagian penting dalam kehidupan pelajar.
Ia menilai, perkembangan teknologi membuat siswa semakin mudah mengakses berbagai informasi. Namun, di sisi lain, kemudahan tersebut juga menimbulkan tantangan berupa banjir informasi atau information overload.
Dalam kesempatan yang sama, narasumber dari Diskominfo Sumsel, Nani Dwiyanti, memperkenalkan konsep Digital Zen kepada para siswa.
Konsep tersebut mengajak pelajar untuk lebih sehat dalam menggunakan media digital melalui tiga langkah sederhana, yakni menghapus konten yang bersifat toxic, menjaga ruang digital tetap positif, dan menggunakan mode fokus agar tidak mudah terdistraksi saat belajar.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut, karena dinilai dapat membantu siswa memahami dampak positif dan negatif media digital. Para guru berharap edukasi serupa terus dilakukan agar pelajar semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi.
Melalui kegiatan ini, KPID Sumsel berharap para siswa mampu menjadi pengguna media yang lebih kritis, selektif, dan bertanggung jawab. Literasi media dinilai penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh informasi palsu serta dapat memanfaatkan media untuk hal-hal yang lebih produktif. Red dari berbagai sumber



