Nomine Anugerah Syiar Ramadan 2025
- Detail
- Ditulis oleh RG
- Dilihat: 6162

Jakarta -- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Anugerah Syiar Ramadan (ASR) 2025. Rencananya, pada pemenang ASR 2025 akan diumumkan pada acara puncak anugerah yang akan dilangsungkan pada Jumat malam (23/5/2025) di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama (Kemenag). Adapun nomine Anugerah Syiar Ramadan 2025 sebagai berikut:
1. KATEGORI DAKWAH NON TALKSHOW (CERAMAH) TELEVISI
1. GARUDA TV Harmoni Indonesia
2. METRO TV Khazanah Islam
3. RCTI Tabligh Akbar Ramadan 2025
4. TVONE Damai Indonesiaku Spesial Ramadan 1446 H
5. TRANS TV Islam Itu Indah
2. KATEGORI DAKWAH NON TALKSHOW (KULTUM) TELEVISI
1. SCTV Mutiara Hati
2. MOJI Hikmah Ramadan
3. MNCTV Cahaya Tauhid
4. MENTARITV Kultum Ceria 2025
5. GARUDA TV Ramadan8
3. KATEGORI DAKWAH TALKSHOW (DIALOG) TELEVISI
1. INEWS Cahaya Hati Indonesia Spesial Ramadan
2. CNN INDONESIA Gapai Kemuliaan Ramadan
3. TVONE Indahnya Ramadan
4. TVRI Serambi Islami Ramadan
5. INDOSIAR Shihab & Shihab
4. KATEGORI WISATA BUDAYA (TELEVISI)
1. GARUDA TV Khazanah Masjid
2. KOMPASTV Jalan Jalan
3. TRANS TV Tanah Air Beta
5. KATEGORI HIBURAN (FILM/FTV RELIGI/SINETRON)
1. SCTV Lorong Waktu
2. MDTV Di Bawah Lindungan Ka’bah
3. SCTV Para Pencari Tuhan Jilid 18
4. TVRI Marbot Ali
5. MDTV Ajari Aku Islam
6. KATEGORI AJANG BAKAT
1. RCTI Hafiz Indonesia 2025
2. INDOSIAR Aksi 2025 Kemenangan
7. KATEGORI FEATURE (TELEVISI)
1. CNN INDONESIA CNN Indonesia Heroes
2. TVONE Ayat-Ayat Santri Ramadhan
3. MENTARITV Abang L The Explorer Belajar Puasa
4. TRANS7 Jalur Langit
5. TVRI Ensiklopedia Islam
8. KATEGORI DOKUMENTER
1. TVRI Inspirasi Indonesia
2. TRANS7 Jejak Al-Qur’an
3. GARUDA TV Syiar Pengembara
4. CNN INDONESIA CNN Indonesia Heroes
5. BTV Sejarah Islam
9. KATEGORI LIPUTAN RAMADAN (TELEVISI)
1. TVONE Apa Kabar Indonesia Malam
2. KOMPASTV Berita Utama
3. TVRI Jendela Negeri
4. METRO TV Metro Siang
5. RCTI Seputar iNews Siang
10. KATEGORI ILM RAMADAN (TELEVISI)
1. TVRI Mengukir Cerita di Ramadan
2. RTV Perantara Rezeki Memang Benar Ada
3. TRANS7 Ghibah
4. RCTI Berdoalah, Maka Rezeki Datang dari Arah yang Tidak Disangka-sangka
5. TRANS TV Bulan Ramadan
11. KATEGORI DAKWAH RADIO (KULTUM)
1. RADIO DAIS MAJT SEMARANG Kajian Bada Subuh
2. RRI JAKARTA Hikmah Pagi
3. RRI PONTIANAK Hikmah Pagi
4. ELSHINTA Kultum Ramadan
5. XCHANNEL JAKARTA Mutiara Hati
12. KATEGORI DAKWAH RADIO (TALKSHOW/DIALOG)
1. RASI FM MAGETAN Khidmat Ramadhan
2. RRI TUAL Kurma
3. RRI TERNATE Obrolan Sahur
4. RRI DENPASAR Tauladan (Tanya Ustadz Ustadzah di Bulan Ramadhan)
5. RRI GORONTALO Dialog Ramadhan
13. KATEGORI LIPUTAN RAMADAN (RADIO)
1. ELSHINTA Info Ramadan
2. SONORA JAKARTA Liputan Mudik Sonora 2025
3. RADIO SUARA PASURUAN Khasanah Ramadhan
4. RRI SAMARINDA Serba Serbi Ramadan
5. RRI JAKARTA ROS Menjelang Berbuka Puasa Bulan Ramadhan
14. KATEGORI WISATA BUDAYA (RADIO)
1. RRI BATAM Potensi Daerah Ramadhan 2025
2. RRI MALANG Majalah Udara Pesona Malangan
3. RRI SUNGAILIAT Ramadan Berbagi
4. RADIO SUARA PASURUAN Pesona Pasuruan Edisi Ramadhan
5. RRI BANJARMASIN RCast (RRI Podcast)
15. KATEGORI FEATURE (RADIO)
1. RADIO ARRISALAH SERGEI Biografi Tabi’in
2. RADIO WALISONGO FM PEKALONGAN Si Bocil (Aksi Bocah Kecil)
3. RRI SAMARINDA Cerita Ramadan
4. RRI KENDARI Toleransi di Antara Kubah dan Salib
5. RRI AMBON Sketsa Ramadan
16. KATEGORI ILM RAMADAN (RADIO)
1. RADIO KEMBANG SORE TULUNGAGUNG Sholat Tarawih
2. RRI TERNATE Belajar Puasa
3. RRI BANDUNG Toleransi di Ramadan
4. RRI KENDARI Scroll atau Soul
17. KATEGORI PROGRAM PENDUKUNG EDUKASI HALAL LIFESTYLE
1. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
18. KATEGORI PROGRAM PENDUKUNG LITERASI EKONOMI SYARIAH
1. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
19. KATEGORI PROGRAM PENDUKUNG LITERASI DIGITAL ISLAMI
1. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
20. KATEGORI DAI WILAYAH 3T INSPIRATIF
1. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
2. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
3. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
21. KATEGORI MODERAT MILENIAL AGENT INSPIRATIF
NO NAMA LENGKAP ASAL DAERAH
1. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
2. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
3. Diumumkan Saat Acara Diumumkan Saat Acara
KPI, Kemenag dan MUI Gelar Anugerah Syiar Ramadan 2025
- Detail
- Ditulis oleh RG
- Dilihat: 2138

Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Anugerah Syiar Ramadan (ASR) 2025. Rencananya, gelaran ASR bertema “Siaran Ramadan untuk Meneguhkan Ketahanan Bangsa” dilangsungkan pada Jumat malam (23/5/2025) di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama (Kemenag).
Penanggungjawab ASR 2025 sekaligus Komisioner KPI Pusat, Aliyah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang apresiasi dari ketiga institusi atas upaya terbaik yang dilakukan lembaga penyiaran melalui tayangan di bulan ramadan.
“Seperti tahun sebelumnya, kami akan memberikan apresiasi tertinggi bagi program-program siaran ramadan terbaik untuk tahun ini. Kegiatan berkelanjutan ini adalah salah satu upaya kami dalam rangka mendorong peningkatan kualitas dan pengembangan siaran ramadan dari waktu ke waktu,” jelas Aliyah.
Selain akan memberikan penghargaan untuk program siaran ramadan di lembaga penyiaran, lanjutnya, anugerah ini akan menyerahkan penghargaan kepada pribadi yang dinilai berpengaruh besar dan inspiratif.
“Kami juga akan memberikan penghargaan kepada dai-dai di daerah 3T dan milineal yang inspiratif. Semua penilaian dilakukan secara ketat oleh dewan juri yang sudah ditetapkan yang berasal dari KPI, Kemenag dan MUI,” tambah Aliyah.
ASR tahun ini, sebanyak 21 kategori yang diperlombakan yang terdiri atas 10 kategori untuk Televisi yakni kategori Program Dakwah Non Talkshow (Ceramah), kategori Program Dakwah Non Talkshow (Kultum), kategori Program Dakwah Talkshow (Dialog), kategori Program Wisata Budaya, kategori Program Hiburan (Film/FTV Religi/Sinetron), kategori Program Ajang Bakat, kategori Program Feature, kategori Program Dokumenter, kategori Program Liputan Ramadan dan ILM Ramadan.
Kemudian 6 kategori penghargaan untuk Radio yakni kategori Program Dakwah Radio (Kultum), kategori Program Dakwah Radio (Talkshow/Dialog), kategori Program Liputan Ramadan, kategori Program Wisata Budaya, kategori Program Feature dan kategori ILM Ramadan.
Adapun untuk penghargaan khusus antara lain penghargaan untuk Dai Wilayah 3T Inspiratif, Moderat Milenial Agent Inspiratif, Program Pendukung Edukasi Halal Lifestyle, Program Pendukung Literasi Ekonomi Syariah dan Program Pendukung Literasi Digital Islami.
Pemberian penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2025 akan disiarkan secara langsung melalui kanal youtube media center KPI Pusat mulai pukul 19.00 WIB. ***
Obok-obok Permasalahan Pribadi, MDTV Kena Sanksi KPI
- Detail
- Ditulis oleh RG
- Dilihat: 5679

Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjatuhkan sanksi teguran untuk Program Siaran “New Sensasi Hot” di MDTV. Program ini kedapatan menayangkan aib dan rahasia pribadi akibat dari konflik keluarga.
Berdasarkan pantauan Tim Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat, tayangan tersebut ditemukan dalam “New Sensasi Hot” MDTV tertanggal 21 April 2025 pukul 09.03 WIB. Dalam temuannya, terdapat rekaman percakapan antara Paula dan Baim tentang konflik rumah tangga mereka termasuk soal perselingkuhan secara rinci.
Terkait sanksi MDTV, Komisioner KPI Pusat, Tulus Santoso mengingatkan, ribut-ribut kasus rumah tangga artis yang ditayangkan di TV harus disikapi pihak stasiun TV dengan bijaksana. Pasalnya, selain ditonton pemirsa, tayangan ini memungkinkan ditonton oleh anak-anak mereka.
“Jangan juga justru menjadi panggung bagi mereka yang berselisih dan justru berdampak negatif bagi pemirsa. Jadi sangat penting menjadikan P3SPS KPI sebagai acuan sebelum penayangan,” katanya di beberapa kesempatan.
Dalam aturan P3SPS terkait permasalahan pribadi, disebutkan tidak boleh memperburuk objek yang disiarkan. Kemudian tidak mendorong berbagai pihak yang terlibat dalam konflik mengungkap secara terperinci aib atau kerahasiaan masing-masing yang berkonflik.
“Siaran itu dilarang memperburuk permasalahan dan tidak boleh juga menimbulkan dampak buruk terhadap keluarga terutama bagi anak-anak dan remaja, apalagi bagi keluarga yang sedang berseteru. Jadi, lembaga penyiaran diharapkan untuk memperhatikan ketentuan-ketentuan yang ada dalam P3SPS tersebut,” tegas Tulus Santoso.
Sementara itu, Komisioner KPI Pusat, Aliyah mengatakan, setiap program siaran berklasifikasi R (remaja) harus mengikuti pedoman yang ada di P3SPS. Program siaran berklasifikasi R dilarang menampilkan muatan yang mendorong remaja belajar tentang perilaku yang tidak pantas dan/atau membenarkan perilaku yang tidak pantas tersebut sebagai hal yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari.
“New Sensasi Hot” MDTV ini kan berklasifikasi remaja, jadi tak pantas menayangkan hal-hal tersebut. Bahwa tontonan untuk remaja itu harus memberikan dampak positif bagi mereka, bukan sebaliknya. Kami harap ini jadi masukan untuk MDTV dan lembaga penyiaran lain agar tidak mengulanginya,” tandasnya. ***
Jakarta Tuan Rumah Rakornas KPI dan Peringatan Harsiarnas 2025
- Detail
- Ditulis oleh RG
- Dilihat: 4324

Jakarta -- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menetapkan DKI Jakarta sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KPI 2025. Kegiatan ini akan berlangsung pada 30 Mei hingga 2 Juni 2025 di Jakarta, bersamaan dengan peringatan Hari Penyiaran Nasional (Hasiarnas) ke 92.
Keputusan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi antara KPI Pusat dan KPID DKI Jakarta yang digelar di kantor KPID DKI Jakarta, Kamis (15/5/2025) kemarin.
Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, mengatakan bahwa KPID DKI Jakarta berperan penting dalam pelaksanaan Rakornas. KPI Pusat juga berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta untuk mendukung kegiatan tersebut.
“KPI Pusat telah mengirim surat permohonan audiensi kepada Pemprov dan akan segera menyusul ke DPRD DKI Jakarta,” terang Ubaidillah usai pertemuan tersebut.
Rangkaian Rakornas akan diawali dengan kegiatan jalan sehat (Fun Walk) pada Minggu pagi di kawasan Bundaran HI.
Acara tersebut terbuka untuk masyarakat dan akan diisi dengan hiburan serta pembagian door prize.
Selain kegiatan seremonial, Rakornas tahun ini juga akan membahas revisi Undang-Undang Penyiaran No. 32 Tahun 2002 dan penguatan Pedoman Perilaku Penyiaran serta Standar Program Siaran (P3SPS).
Ketua KPID DKI Jakarta, Puji Hartoyo, menyatakan kesiapan pihaknya sebagai tuan rumah dan menjamin keterlibatan berbagai pemangku kepentingan di ibu kota.
Sementara, penanggung jawab pelaksanaan Rakornas, I Made Sudarsa, menambahkan meskipun digelar dengan efisiensi anggaran, konsep acara tetap dirancang maksimal dan melibatkan KPI dari seluruh Indonesia serta insan penyiaran nasional.
Rakornas KPI dan Hasiarnas 2025 diharapkan menjadi forum strategis untuk memperkuat arah kebijakan penyiaran nasional. ***
Ketua KPI: TV Berperan Penting Bangun Citra Polri Secara Akurat dan Edukatif
- Detail
- Ditulis oleh Super User
- Dilihat: 13076

Semarang – lembaga penyiaran, khususnya televisi, berperan penting dalam membangun citra instansi atau lembaga negara, tidak terkecuali lembaga kepolisian. Di dalam banyak tayangan, baik program yang secara khusus berkaitan dengan kepolisian atau di dalam program hiburan, masih terdapat kesalahan penggunaan atribut hingga jabatan yang berdampak pada persepsi publik.
Tidak hanya itu, aktivitas dan tindakan kepolisian dalam menangani sebuah perkara di lapangan, juga perlu diselaraskan agar yang tampak tidak hanya kesan menarik, tetapi juga berkaitan dengan kredibilitas institusi. Hal ini disampaikan Ketua KPI Pusat Ubaidillah saat menjadi Narasumber dalam kegiatan Rakernis Divhumas Polri di Semarang yang dihadiri Kabid Humas Polda seluruh Indonesia, Selasa (6/5/2025).
Diketahui, banyak tayangan yang melibatkan keterlibatan kepolisian dalam reality show hingga sinetron. Oleh karena itu, Ubaidillah mendorong agar institusi Kepolisian dan media penyiaran menguatkan kerja sama dan kolaborasi agar informasi yang disampaikan lebih akurat, informatif, dan edukatif.
"Kegiatan hari ini (Rakernis Divhumas Polri) adalah bagian dari membangun citra positif Polri di mata publik, khususnya melalui media penyiaran. Program kepolisian yang tayang di TV perlu disajikan secara informatif, edukatif, dan tidak menyimpang dari realitas tugas-tugas Kepolisian," ujarnya. Foto: Humas Polri


