Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan membahas tiga permasalahan penyiaran yang paling krusial dalam Rapat Pimpinan (Rapim) KPI 2018 yang berlangsung di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, 25-27 November 2018. Ketiga masalah yang dibahas itu yakni pelaksanaan OSS (Oneline Single Submission dan Sameday Service) untuk permohonan perizinan penyiaran, pedoman pengawasan penyiaran Pemilu 2019 dan Task Force serta anggaran hibah untuk KPID.

Ketua Panitia Rapim KPI 2018 sekaligus Komisioner KPI Pusat, Ubaidillah mengatakan, ketiga masalah ini akan menjadi pokok bahasan utama dalam rapat pimpinan yang dihadiri Ketua KPID dan kepala dinas yang menaungi KPID. Menurutnya, tiga masalah menjadi hal yang paling mendesak untuk dibicarakan oleh KPI Pusat dan KPID dari 33 Provinsi.

“Pembahasan soal OSS yang merupakan bagian dari bidang perizinan. Lalu bagaimana membuat pedomanan pengawasan penyiaran dalam Pemilu 2019 mendatang serta task forcenya. Dan, yang tak kalah penting untuk dibahas  soal anggaran untuk KPID melalui pola hibah,” kata Ubaid, panggilan akrabnya. 

Rencananya, kegiatan Rapim KPI 2018 ini akan di buka oleh Presiden RI Joko Widodo.  Rapim KPI 2018 juga menyelenggarakan seminar utama yang menghadirkan narasumber Ketua Dewan Pers, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin (26/11/2018). 

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara, akan menjadi keynote speech saat pembukaan Rapim KPI 2018. *** 

 

Hak Cipta © 2018 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.