Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis, saat memberi materi di Universitas Budi Luhur, Rabu (6/11/2017).

 

Jakarta – Diskusi dan seminar membuat konten kreatif dan keren lagi marak-maraknya diselenggarakan. Kegiatan ini dimaksudkan memicu kalangan muda untuk lebih kreatif dalam penciptaan konten yang keren sekaligus positif. Seminar yang diselenggarakan ANTV di Universitas Budi Luhur dengan tema “Bikin Konten Kreatif dan Keren” adalah salah satunya.

Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis, salah satu narasumber seminar mengatakan, pihaknya sangat mendukung gerakan mengembangkan kreativitas dalam rangka meningkatkan kualitas konten siaran melalui dunia kampus. “Seminar seperti ini dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi mahasiswa yang tertarik dalam upaya pengembangan kualitas konten,” tambahnya di depan ratusan mahasiswa Universitas Budi Luhur, Rabu (6/11/2017).

Pengembangan kreativitas, menurut  Yuliandre, solusi dari minimnya konten berkualitas di tanah air. “Konten yang mengandung value yang bermanfaat adalah investasi yang besar untuk setiap orang karena itu upaya untuk mengembangkannya harus terus didorong,” katanya.

Selain menekankan soal pengembangan kreativitas, Andre juga menyampaikan permasalahan konsistensi kualitas konten dengan tekanan rating. Menurutnya, kualitas konten tidak bisa dipaksakan dengan keinginan rating program televisi. Jika itu dilakukan akibatnya isi konten menjadi biasa alias rendah mutu.

“Tidak bisa jika setiap hari otak diperas untuk membuat konten yang berkualitas. Otak itu ada batasannya. Kualitas itu tidak bisa dipaksakan seperti makanan siap saji,” papar Andre.
Andre menyatakan persoalan kualitas konten yang ada di hulu dan hilir tersebut menjadi tanggungjawab bersama termasuk anak-anak muda Indonesia.

Narasumber lain yang juga youtubers ternama, Andi Garcia mengatakan, membuat konten tidak bisa mengandalkan hal-hal yang regular tapi perlu dinamika kegiatan lain. Menurutnya, ide akan banyak bermunculan dari ruang berbeda. “Kalau kita mau buat konten yang kreatif, kegiatan kita tidak bisa itu-itu saja. Ide itu bisa muncul dari berbagi hal di luar yang biasa kita lakukan,” kata Andi.

Andi juga menyarankan untuk tidak cepat puas setelah tujuan tercapai. Harus ada hasil lain yang baru sebagai tantangan baru untuk berkreasi. “Jika kita menginginkan sesuatu kejarlah seperti kita mengejar orang yang kita sukai dan membuat konten itu kalo dapat bisa menjadi tren yang lain,” tantangnya.

Dalam kesempatan itu, Manager Corporate dan Communications ANTV, Nugroho Agung Prasetyo mengungkapkan kunci sukses ANTV menempati urutan pertama rating. Menurutnya, untuk mencapai itu harus berani memecah tren. “Kita harus bisa membaca arah itu dan menggunakan semua sumber daya media seperti medsos untuk mencapainya. Kita jangan hanya jadi followers,” katanya. ***

Hak Cipta © 2017 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.