AGENDA
07
Feb
Deskripsi Kegiatan

08
Feb
Deskripsi Kegiatan

11
Feb
Deskripsi Kegiatan

KOMISIONER KPI PUSAT

Tokyo - Komite Etika Penyiaran Jepang (BPO), Jumat pekan lalu, menyatakan pelanggaran hak asasi manusia khususnya terhadap Haruko Obokata mantan peneliti Riken yang telah dilakukan TV NHK pada penyiaran "NHK Special" yang ditayangkan Juli 2014 silam.

Laporan sains Obokata pada "British Journal Nature" bulan Januari 2014, yang memuat cara baru produksi stem cell lewat proses yang dijuluki akuisisi stimulus, dipicu dari pluripotensi, atau STAP cells, kemudian laporan tersebut Juli 2014 ditarik balik karena dianggap pemalsuan.

Pada program penyiaran "NHK Special," diperlihatkan Obokata membuat STAP cells menggunakan embryonic stem cells atau ES cells di mana dia memperolehnya dari sesuatu atau mencuri milik orang lain. Tetapi BOP meragukan kredibilitas informasi tersebut.

"Penyiaran tersebut terlihat telah melanggar hak asasi manusia dari pelapor Obokata," kata seorang anggota BOP.

Oleh karena itu BOP mengharapkan hal itu dapat ditanggapi NHK dengan mengambil langkah-langkah yang perlu agar tidak terulang lagi di masa mendatang.

"Kami telah membuat program tersebut dengan peliputan yang sangat baik dan obyektif. Namun kami juga akan memperhatikan hasil kesimpulan BOP tersebut. Kami tidak merasa telah melanggar hak asasi manusia," kata pihak NHK.

Laporan BOP menuliskan bahwa Obokata dianggap NHK telah mencuri ES cells, yang dibuat seorang mahasiswa asing yang dilakukan di laboratori Teruhiko Wakayama, seorang co-author dari naskah STAP cell.

Kesalahan dianggap BOP lebih kepada masalah editing (redaksional) ketimbang aktivitas pengambilan dan pengumpulan berita itu.

Institut penelitian Riken di mana dulu Obokata bekerja, menyimpulkan 2014 bahwa STAP cell itu sebenarnya sangat mirip dengan ES Cells.

Panel BOP juga menyalahkan wartawan NKK karena mengejar Obokata yang sudah tak mau memberikan komentar apa pun.

Obokata mengajukan komplain kepada BOP karena dituduh mencuri ES Cells sehingga dia merasa hak asasinya telah diinjak-injak oleh NHK.

Tanggal 25 Maret 2016 Obokata membuka situs http://stap-hope-page.com/ sendiri (sebagian dalam bahasa Inggris) yang menjelaskan dan selalu meng-update perkembangan STAP cells nya yang dianggap dia yang mengembangkannya. Red dari Tribunnews.com

Hak Cipta © 2017 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.