SUJARWANTO RAHMAT M. ARIFIN

Wakil Ketua KPI Pusat Periode 2016-2019

Tersesat ke jalan yang benar. Mungkin ini adalah idiom yang tepat untuk menggambarkan jalan hidup pria kelahiran Sragen, 20 Januari 1974 ini. Setelah merampungkan pendidikan strata satu (S1) di Fakultas Geografi UGM, ayah satu putra ini justru “terdampar” di dunia jurnalistik, mulai dari menjadi wartawan di Harian Solopos, Produser Talkshow hingga Station Manager (SM) di Radio Trijaya FM Jogjakarta dan sempat “hinggap” 3 tahun menjadi host talkshow di Jogja TV. Tak hanya sampai disitu, pada medio 2007, Rahmat Arifin terpilih menjadi anggota KPID DIY dan diberi amanah menjadi ketuanya. Amanah itu berlanjut pada periode berikutnya, 2011-2014.

Tugas sebagai ketua KPID DIY itulah yang membuatnya mantap untuk mengundurkan diri secara total dari aktivitasnya di radio dan televisi demi ikhtiar menjadi “wasit” yang adil.
Selain di KPID DIY, mantan jurnalis radio ini aktif mengajar di beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta sebagai dosen tamu untuk mata kuliah jurnalistik radio, produksi talkshow radio dan tv, apresiasi televisi dan film
serta regulasi penyiaran.

Sekarang, lulusan S2 Manajemen di Universitas Mercu Buana ini dipilih kembali terpilih sebagai  anggota KPI Pusat periode 2016-2019. Dirinya sekarang dipercaya sebagai Wakil Ketua KPI Pusat dan mengemban tanggung jawab di bidang pengelolaan struktur dan sistem penyiaran.

Rahmat yang juga anak bontot dari sepuluh bersaudara ini mempunyai hobi yang terbilang unik untuk spesies manusia modern, yaitu menjadi kolektor batu akik/batu mulia. Hobi mengoleksi batu akik itu tentu bukan dimaksudkan untuk klenik tapi upaya untuk menjaga akar sejarah studinya di bidang ilmu kebumian, yakni geografi.

Hak Cipta © 2017 Komisi Penyiaran Indonesia. Semua Hak Dilindungi.