Komisi Penyiaran Indonesia
Twitter
Facebook
English Version
Webmail
Links

09 Januari 2017

Peringatan Tertulis Program Siaran “Sport 7” Trans 7

Tgl Surat

9 Januari 2017

No. Surat

07/K/KPI/31.2/01/2017

Status

Peringatan Tertulis

Stasiun TV

TRANS 7

Program Siaran

“Sport 7”

Deskripsi Pelanggaran


Berdasarkan pemantauan dan hasil analisis, Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) menilai Program Siaran “Sport 7” yang ditayangkan oleh stasiun Trans 7 pada tanggal 24 Desember 2016 pukul 00.08 WIB tidak memperhatikan ketentuan tentang norma kesopanan dan larangan menampilkan adegan ciuman bibir yang telah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012.

Program tersebut menayangkan secara eksplisit seorang pria dan wanita yang berciuman bibir pada sebuah pesta pernikahan. KPI Pusat menilai hal tersebut berpotensi melanggar Pasal 9 dan Pasal 18 huruf g SPS KPI Tahun 2012 tentang penghormatan terhadap norma kesopanan dan larangan program siaran menampilkan adegan ciuman bibir.

Peringatan ini merupakan bagian dari pengawasan KPI Pusat terhadap pelaksanaan peraturan serta P3 dan SPS oleh lembaga penyiaran, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran). Ke depan, saudari diharapkan lebih berhati-hati dalam menyajikan sebuah program siaran dan senantiasa menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan dalam penayangan sebuah program siaran. Demikian agar peringatan ini agar menjadi perhatian saudari. Terima kasih.

Read more

Teguran Tertulis Kedua Program Jurnalistik “Redaksi Pagi” Trans 7

Tgl Surat

9 Januari 2017

No. Surat

05/K/KPI/31.2/01/2017

Status

Teguran Tertulis Kedua

Stasiun TV

TRANS 7

Program Siaran

Jurnalistik “Redaksi Pagi”

Deskripsi Pelanggaran


Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), berwenang mengawasi pelaksanaan peraturan dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012 serta memberikan sanksi terhadap pelanggaran P3 dan SPS. Berdasarkan pemantauan dan hasil analisis, KPI Pusat telah menemukan pelanggaran pada Program Siaran Jurnalistik “Redaksi Pagi” yang ditayangkan oleh stasiun Trans 7 pada tanggal 16 Desember 2016 pukul 06.14 WIB.

Pada segmen ‘Kriminal 24 Jam’, ditayangkan berita tentang seorang anak perempuan yang menjadi korban pencabulan temannya. Walaupun wajah korban sudah disamarkan, namun wajah keluarganya (nenek), rumah, dan sekolahnya diperlihatkan secara eksplisit. KPI Pusat menilai muatan tersebut tidak dapat ditayangkan karena dapat mengungkap identitas anak yang menjadi korban tersebut. Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas perlindungan anak dan kewajiban penyamaran identitas korban kejahatan seksual dan keluarganya.

KPI Pusat memutuskan bahwa tayangan tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 15 dan Pasal 22 Ayat (3) serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 15 Ayat (1) dan Pasal 43 huruf f. Berdasarkan pelanggaran tersebut, KPI Pusat memberikan sanksi administratif Teguran Tertulis Kedua.

Perlu kami ingatkan bahwa sebelumnya program saudari telah mendapatkan sanksi administratif teguran tertulis No.111/K/KPI/01/16 tanggal 29 Januari 2016 perihal menonjolkan unsur kekerasan pada program jurnalistik. Saudari wajib menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program siaran. Demikian agar surat sanksi administratif teguran tertulis kedua ini diperhatikan dan dipatuhi. Terima kasih.

Read more

Teguran Tertulis Program Siaran “Film Keluarga: Toy Story 2” RCTI

Tgl Surat

9 Januari 2017

No. Surat

06/K/KPI/31.2/01/2017

Status

Teguran Tertulis

Stasiun TV

RCTI

Program Siaran

“Film Keluarga: Toy Story 2”

Deskripsi Pelanggaran


Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), berwenang mengawasi pelaksanaan peraturan dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012 serta memberikan sanksi terhadap pelanggaran P3 dan SPS. Berdasarkan pemantauan dan hasil analisis, KPI Pusat telah menemukan pelanggaran pada Program Siaran “Film Keluarga: Toy Story 2” yang ditayangkan oleh stasiun RCTI pada tanggal 27 Desember 2016 pukul 13.26 WIB.

Program tersebut menampilkan komentar pemirsa dengan tulisan “baik ngaceng crot oh”. KPI Pusat menilai muatan tersebut tidak dapat ditayangkan karena tidak sesuai dengan norma masyarakat serta dapat membawa pengaruh buruk terhadap khalayak yang menonton, terutama anak-anak dan remaja. Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas norma kesopanan, perlindungan anak-anak dan remaja, serta penggolongan program siaran.

KPI Pusat memutuskan bahwa tayangan tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 9, Pasal 14, dan Pasal 21 Ayat (1) serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 9 Ayat (2), Pasal 15 Ayat (1) dan Pasal 39. Berdasarkan pelanggaran tersebut, KPI Pusat memberikan sanksi administratif Teguran Tertulis.

Saudara wajib menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program siaran. Demikian agar surat sanksi administratif teguran tertulis ini diperhatikan dan dipatuhi. Terima kasih.

Read more

Peringatan Tertulis Program Siaran “Modus” I-News TV

Tgl Surat

9 Januari 2017

No. Surat

09/K/KPI/31.2/01/2017

Status

Peringatan Tertulis

Stasiun TV

INEWS TV

Program Siaran

“Modus”

Deskripsi Pelanggaran


Berdasarkan pemantauan dan hasil analisis, Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) menilai Program Siaran “Modus” yang ditayangkan oleh stasiun INEWS TV pada tanggal 21 Desember 2016 pukul 21.02 WIB tidak memperhatikan ketentuan tentang prinsip-prinsip jurnalistik  yang telah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012.

KPI Pusat menilai program tersebut kurang berhati-hati dalam menggunakan terminologi “nikah siri” dalam hubungannya dengan praktek prostitusi, sehingga berpotensi melanggar SPS KPI Tahun 2012 Pasal 40 huruf a. Program siaran jurnalistik, khususnya tayangan investigasi, wajib berhati-hati dalam menyampaikan berita agar muatan yang ditampilkan tidak justru membentuk pemahaman atau stigma yang keliru atas suatu fenomena sosial.

Peringatan ini merupakan bagian dari pengawasan KPI Pusat terhadap pelaksanaan peraturan serta P3 dan SPS oleh lembaga penyiaran, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran). Ke depan, saudara diharapkan senantiasa menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan dalam penayangan sebuah program siaran. Demikian agar peringatan ini agar menjadi perhatian saudara. Terima kasih.

Read more

Peringatan Tertulis untuk Program Jurnalistik “Seputar Indonesia” RCTI

Tgl Surat

9 Januari 2017

No. Surat

08/K/KPI/31.2/01/2017

Status

Peringatan Tertulis

Stasiun TV

RCTI

Program Siaran

Jurnalistik “Seputar Indonesia”

Deskripsi Pelanggaran


Berdasarkan pemantauan dan hasil analisis, Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) menilai Program Siaran Jurnalistik “Seputar Indonesia” yang ditayangkan oleh stasiun RCTI pada tanggal 28 Desember 2016 pukul 05.09 WIB tidak memperhatikan ketentuan tentang prinsip-prinsip jurnalistik yang telah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012.

KPI Pusat menilai dalam muatan berita tentang pasangan calon gubernur DKI Jakarta pada program tersebut menyajikan informasi yang cenderung tidak berimbang sehingga berpotensi melanggar SPS KPI Tahun 2012 Pasal 40 huruf a terkait kewajiban program siaran jurnalistik untuk memperhatikan prinsip-prinsip jurnalistik yakni berimbang dan tidak berpihak.

Peringatan ini merupakan bagian dari pengawasan KPI Pusat terhadap pelaksanaan peraturan serta P3 dan SPS oleh lembaga penyiaran, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran). Ke depan, saudara diharapkan lebih berhati-hati dalam menyajikan sebuah program siaran dan senantiasa menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan dalam penayangan sebuah program siaran. Demikian agar peringatan ini menjadi perhatian saudara. Terima kasih.

Read more

KPI Pusat Tegur “Anak Jalanan” RCTI

Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat melayangkan surat teguran untuk program “Anak Jalanan” RCTI karena didapati melanggar aturan P3 dan SPS KPI tahun 2012. Demikian dituliskan dalam surat teguran KPI Pusat untuk RCTI yang ditandatangani Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis, Jumat, 6 Januari 2017.

Berdasarkan hasil pemantauan KPI Pusat dan pengaduan masyarakat, pelanggaran pada Program Siaran “Anak Jalanan” RCTI terjadi pada tanggal 15 Desember 2016 pukul 20.38 WIB. Program tersebut menayangkan adegan perkelahian antara sekelompok pemuda.

KPI Pusat menilai muatan itu tidak dapat ditayangkan karena dapat memberi pengaruh buruk kepada khalayak yang menonton, terutama anak-anak dan remaja. Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas perlindungan anak dan remaja serta penggolongan program siaran.

Tayangan tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 14 Ayat (1) dan Pasal 21 Ayat (1) serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 15 Ayat (1) serta Pasal 37 Ayat (4) huruf a.

Selain itu, berdasrkan hasil pemantauan KPI Pusat, program siaran yang sama kerap menayangkan adegan perkelahian di setiap episode sehingga dapat memberikan contoh perilaku buruk bagi anak-anak dan remaja yang menonton.

Peringatan untuk Trans TV dan Trans 7

Di hari yang sama, Jumat, 6 Januari 2017, KPI Pusat memberikan peringatan untuk program siaran “TRANSMEDIA 15 YOU” yang ditayangkan oleh stasiun Trans TV dan Trans 7 pada tanggal 15 Desember 2016 pukul 18.37 WIB. Program itu dinilai KPI Pusat tidak memperhatikan ketentuan tentang norma kesopanan dan kesusilaan yang telah diatur dalam P3 dan SPS KPI Tahun 2012.
Program siaran tersebut menampilkan pengisi acara wanita menyanyi dengan kostum yang memperlihatkan belahan dada.
Dalam surat peringatannya, KPI Pusat mengharap Trans TV dan Trans 7 untuk senantiasa menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan dalam penayangan sebuah program siaran. ***

Read more

<< < Januari 2017 > >>
Se Se Ra Ka Ju Sa Mi
            1
2 3 4 5 6 7 8
10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31          
logo kpi
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat Gedung Sekretariat Negara Lantai VI
Jl.Gajah Mada No.8, Jakarta 10120
Indonesia
Telp. 021-6340713
Fax. 021-6340667, 6340679