Stasiun televisi Korea Selatan, SBS TV, dijatuhi denda 1,97 miliar won atau 1,64 juta dollar Amerika Serikat—sekitar Rp 14,76 miliar—oleh regulator penyiaran Korea Selatan karena tidak membagi siaran langsung Piala Dunia kepada stasiun televisi lain. Demikian diberitakan media lokal.
SBS memiliki hak eksklusif menyiarkan laga dari Afrika Selatan, tetapi menyusul protes dari stasiun rival, KBS dan MBC, Komisi Komunikasi Korea (KCC) menginstruksikan SBS untuk berbagi sejumlah siaran.
KCC mengatakan, SBS didenda karena tidak memenuhi instruksi untuk berbagi dan tidak menghargai hak universal penonton. Korea Selatan berhasil mencapai babak 16 besar di Piala Dunia 2010 dan siaran langsung yang disiarkan secara terbuka di negara itu disaksikan ratusan ribu pendukung.
Sementara itu, asosiasi sepak bola Korea Selatan telah memutuskan menunjuk Cho Kwang-rae sebagai pelatih tim nasional menggantikan Huh Jung-moo yang mundur seusai turnamen di Afrika Selatan. Mantan pelatih Gyeongnam FC itu mengatakan, ia akan menerapkan gaya permainan Spanyol untuk skuadnya. ”Sepak bola Korea Selatan harus bergerak dan berlari lagi dengan umpan pendek guna memperpendek jarak yang memisahkan mereka dengan tim elite global. Saya ingin meniru Spanyol,” kata Cho.
Ia percaya, gaya bermain Spanyol menjadi satu-satunya jalan jika Korea Selatan ingin melaju lebih jauh di Piala Dunia. ”Setelah Spanyol memenangi Piala Dunia di Afrika Selatan, kemampuan mengumpan, serangan cepat, dan transisi bertahan menjadi sangat penting,” tambah Cho.Red/SH dari Kompas
|